HarianBernas.com – Normalnya hewan memiliki perut yang lebih besar daripada mulutnya. Namun bagi ikan yang satu ini, kondisi yang berlaku justru adalah kondisi sebaliknya. Ikan tersebut adalah belut pelikan.
Makhluk yang memperoleh nama demikian berkat mulutnya yang panjang dan berdagu lentur layaknya paruh burung pelikan.
Fisik belut pelikan yang aneh tidak lepas dari kondisi lingkungannya yang keras. Ikan yang panjangnya mencapai 2 m lebih ini hidup di kedalaman ribuan meter yang notabene hanya dihuni sedikit hewan. Untuk itulah belut pelikan memiliki mulut yang besar agar bisa mencaplok hewan apapun yang kebetulan ada di dekatnya.
Belut pelikan juga memiliki perut yang elastis dan bisa membesar supaya bisa menampung mangsa sebanyak mungkin.
Walaupun bermulut besar, makanan hewan ini dipercaya hanya terbatas pada udang laut dan cumi-cumi. Dasar argumennya adalah karena belut pelikan hanya memiliki gigi-gigi yang berukuran kecil dan tidak cukup kuat untuk mencengkeram makhluk yang berukuran lebih besar.
Belut pelikan jarang dijumpai manusia akibat habitatnya yang berada jauh di laut dalam. Namun belut ini kadang-kadang tersangkut di jaring nelayan ketika sedang naik ke lautan yang lebih dangkal.

