JAKARTA, HarianBernas.com – Menyambut 'Hari Hak untuk Tahu Sedunia? (Right to Know Day) pada 28 September mendatang, diperingati di berbagai negara, Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Pusat John Fresly mengatakan lembaganya bakal mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari ?Komisi Informasi on Commuter Line? yang dilaksanakan pada Sabtu, 24 September, Pukul 08.00 – 15.00 dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun di Jabodetabek.
Hingga, Seminar Publik yang akan dilaksanakan pada 28 September, dengan tema ?Keterbukaan Informasi Sebagai Kunci Pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan?.
Pimpinan dan Pegawai KIP bakal didampingi Jajaran Direksi PT. Kereta Api Indonesia (KAI)I Commuter Jabodetabek dan perwakilan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) di Jakarta.
Selain itu, KIP beserta jajaran PT KAI.
Bakal turun langsung memberikan edukasi tentang hak memperoleh informasi publik yang dijamin dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) kepada pengguna Commuter Line (biasanya disebut KRL).
?Komisi Informasi on Commuter Line (PT. KCJ) merupakan bentuk nyata untuk mewujudkan masyarakat yang informatif dan mendorong pemerintah yang terbuka (Open Government),? ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Jumat (23/9/16).
Ia berharap kehadiran para pemangku kepentingan menjadi bentuk komitmen dalam mewujudkan penyelenggaraan keterbukaan informasi publik.
?Masyarakat adalah salah satu elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, sehingga partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan,? katanya.
John Fresly menghimbau agar seluruh badan publik melaksanakan keterbukaan informasi dan memberikan akses informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat. ?Buat apa lagi menutup informasi, UU KIP sudah mewajibkan badan publik agar membuka informasi publik. Buka untuk Indonesia,? pungkasnya.

