Yogyakarta, HarianBernas.com — Pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menempuh jarak paling jauh untuk perjalanan rutin ke sekolah daripada daerah lain di Indonesia, Jumat (2/9).
“Meski jarak paling jauh, tapi ada hubungannya dengan kemudahan akses di DIY,” jelas Gantjang Amanullah, Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat Badan Pusat Statistik.
Dari data BPS, rata-rata pelajar DIY rutin menempuh jarak perjalanan sepanjang 4,25 km ke sekolah sehingga menjadi jarak perjalanan terjauh daripada pelajar di daerah lain. Setelah DIY, siswa Provinsi Bali harus menempuh jarak perjalanan sepanjang 4,07 km. Setelah DIY dan Bali, siswa Provinsi Jambi harus menempuh jarak sepanjang 3,60 km.
Untuk rata-rata waktu tempuh perjalanan rutin siswa DIY ke sekolah hanya memakan waktu 16,62 menit.
Rata-rata waktu tempuh perjalanan siswa DIY ke sekolah menempati posisi kesembilan.
?Artinya, meski jarak tempuhnya jauh, kemudahan akses tersedia. Bisa ditempuh cepat dengan ketersediaan transportasi, aksesnya relatif masih mudah dijangkau,” jelas dia.
BPS juga mencatat rata-rata waktu tempuh perjalanan rutin ke sekolah paling lama, yaitu Provinsi Papua dengan waktu tempuh 21,53 menit. Selanjutnya, disusul Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan waktu 20,83 menit, lalu DKI Jakarta (19,80), dan Banten (18,93).

