Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Makna Dibalik Gunungan

Oleh: Redaksi Bernas•16 Agustus 2016
Makna Dibalik Gunungan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Dalam sebuah acara ritual di Jawa sering melihat sebuah Gunungan. Berbentuk segi tiga seperti kerucut dan?dikelilingi aneka hasil bumi...."

🗓️ Dipublikasikan pada 16 Agustus 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita budaya terbaru →

HarianBernas.com ? Dalam sebuah acara ritual di Jawa sering kita melihat sebuah Gunungan. Biasanya berbentuk segi tiga seperti kerucut atau gunung dan  dikelilingi aneka makanan, sayuran atau buah-buahan atau hasil bumi.

Bahkan diacara tertentu yang sering dijumpai sekarang Gunungan bisa saja berisi dengan hadiah untuk “door prize” sebuah acara. Ada juga Gunungan yang berisi dengan ratusan buku yang siap diperebutkan ketika sehabis diarak.

Gunungan biasa digunakan sebagai pelengkap dari sesaji pada upacara atau ritual-ritual tertentu.

Memang pada mulanya yang paling awal memiliki tradisi seperti yaitu Keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta embuat gunungan dalam upacara grebeg.

Baca Juga: Inilah 24 Sertifikasi di Bidang IT Terbaik di Universitas Mahakarya Asia

Gunungan yang dipakai untuk keratin biasanya ada berbagai macam jenis antara lain : 1.Gunungan lanang (pria) 2.Gunungan wadon (wanita) 3.Gunungan gunungan gepak (tumpul) 4.Gunungan pawuhan (tempat sampah) 5.Gunungan dharat (bumi) 6.Gunungan kutug/bromo (api).

Dalam tradisi yang berkembang diluar keraton juga banyak menggunakan gunungan sebagai simbol-simbol tertentu. Misalnya saja dalam Upacara Adat Merti atau bersih desa atau rasulan di daerah Gunung Kidul dan sebagainya.

Tentang Masa Depan

Sebagai bagian dari tradisi yang terus berkembang, banyak masyarakat yang merayakan upacara adat untuk menyambut masa depan dengan penuh harapan.

Begitu juga dengan langkah besar dalam dunia pendidikan.

Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat.

Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.

Gunungan biasa dirangkai dengan berbagai macam hasil bumi.

Sebagai simbol wujud sukur atas panen yang sudah diperoleh. Seperti sebuah persembahan kepada Tuhan. Gunungan yang dirangkai dengan indah dan artistik akan diarak keliling dimana ritual diadakan.

Setelah didoakan nantinya boleh untuk menjadi rebutan siapa saja yang ingin menikmati.

Baca Juga: 12 Program Studi di Universitas Mahakarya Asia

Bahkan dalam kalangan sosial tertentu apa yang diperoleh saat berebut Gunungan itu akan disimpan. Karena dipercaya membawa rezeki atau berkah bagi sebagain orang yang masih memeang teguh kultus tersebut. Hal itu biasa dilakukan ketika berebut gunungan grebeg yang dilaksanakan di Keraton Yogyakarta.***5

Tag:#budaya#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram