Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Hiswana Migas DIY Siap Sukseskan Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg

Oleh: Redaksi Bernas•27 Juli 2016
Hiswana Migas DIY Siap Sukseskan Distribusi Tertutup Elpiji 3 Kg
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi Yogyakarta siap menyukseskan kebijakan Pemerintah untuk distribusi elpiji 3 kilogram secara tertutup..."

🗓️ Dipublikasikan pada 27 Juli 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, HarianBernas.com — Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi, Yogyakarta siap menyukseskan kebijakan Pemerintah yang mencanangkan distribusi elpiji 3 kilogram secara tertutup, Rabu (27/7).

“Prinsipnya, kami mendukung inisiatif meski masih menunggu teknis mengenai distribusi tertutup itu,” terang Siswanto, Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY di Yogyakarta.

Sebelumnya, Komisi VII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM dan Pertamina telah menyetujui pemberlakuan distribusi tertutup untuk penjualan elpiji 3 kg ke masyarakat.

Tujuan dari pemberlakuan  istribusi tertutup elpiji bersubsidi, yaitu agar komoditas itu dapat tepat sasaran, mencegah terjadinya pengoplosan gas, dan penyalahgunaan.

Distribusi tertutup elpiji 3 kg telah diwacanakan tahun lalu dan masuk tahap uji coba di Solo dan Malang, tapi gagal dilaksanakan karena tidak ada kesesuaian teknis distribusi dengan kondisi lapangan. Setelah mendapatkan edaran teknis pelaksanaannya, kami berharap distribusi tertutup tidak gagal lagi, imbuh Siswanto.

Untuk mengoptimalkan pengawasan distribusi elpiji di DIY tepat sasaran, telah diusahakan dengan “log book” yang berisi identitas konsumen dan volume pembeliannya sehingga terdeteksi, apakah pembeli elpiji di pangkalan tepat sasaran atau tidak.

Selain itu, sistem rayonisasi juga dilakukan untuk mengantisipasi penjualan elpiji 3 kg ke luar daerah sehingga tidak terjadi kelangkaan.

Meski sudah ada sistem ?log book?  dan rayonisasi, Hiswan Migas tidak mampu mengontrol, termasuk mengendalikan harga jual akhir elpiji 3 kg di perdesaan jika telah memasuki lingkungan pengecer. Kalau mau sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), masyarakat dihimbau bisa membeli langsung ke pangkalan karena sudah mengikuti mekanisme pasar .

Di DIY, saat ini ada 45 agen dengan jumlah pangkalan mencapai 4.000 di lima kabupaten/kota.

Harga elpiji berubsidi sampai saat ini sesuai dengan HET sebesar Rp15.500,00 per tabung di pangkalan.

Tag:#daerah#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram