Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Terkini
NASIONAL

Peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta Rekomendasikan Sebuah Museum di Situs Gua Kidang

Oleh: Redaksi Bernas•24 Juli 2016
Peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta Rekomendasikan Sebuah Museum di Situs Gua Kidang
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta merekomendasikan situs manusia prasejarah Gua Kidang didirikan sebuah museum atau diorama berupa lorong waktu...."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Juli 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

SLEMAN, HarianBernas.com – Peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta merekomendasikan situs manusia prasejarah Gua Kidang, di Blora, Jawa Tengah untuk didirikan sebuah museum atau diorama berupa lorong waktu untuk lokasi pembelajaran bagi masyarakat, Minggu (24/7).

“Lebih rekomendasi ke nilai, bagus dibuat suatu museum situs. Suatu lorong waktu,” jelas Indah Asikin Nurani, Ketua Tim Peneliti situs Gua Kidang dari Balai Arkeologi Yogyakarta.

Di situs prasejarah Gua Kidang, selain temuan manusia prasejarah, terdapat temuan lain seperti yang ada di Bendungan Bentolo. Di bendungan, kemungkinan menjadi salah satu tempat untuk berburu manusia prasejarah.

Dari geomorfologi lahan, terdapat binatang, jadi mampu untuk direkonstruksi.

Ketua Tim Peneliti situs Gua Kidang berharap tidak ada perubahan besar di lokasi-lokasi temuan penting itu,misal ada pembangunan yang menggunakan beton saat ini tidak usah diubah. Pihak Balai Arkeologi Yogyakarta sampai saat ini terus meneliti di lokasi tersebut agar menemukan banyak hal yang masih misteri.

Dari sisi teknologi sampai sosial budaya manusia prasejarah, menunjukkan banyak hasil, misal penemuan tiga rangka manusia prasejarah di Gua Kidang.

Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto menyebut penelitian seperti ini didasarkan pada aspek permasalahan. Penelitian ini akan menjawab aspek permasalahan, khususnya peradaban manusia zaman dulu.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram