HarianBernas.com ? Meski di bulan puasa, pesulap Limbad tetap menjalani aktivitasnya menghibur publik dengan atraksi yang menegangkan di atas panggung. Namun resikonya, Limbad tak bisa menjalankan puasa selama sebulan penuh karena profesinya sebagai pesulap itu.
Limbad pun mengakui dirinya sudah sekali batal puasa akibat menghibur di atas panggung.
Ia bertutur, ada adegan di mana dirinya harus memakan dan menelan paku sebagai bagian atraksinya di panggung.
Pria asal Tegal, Jawa Tengah ini meyakini, memasukkan sesuatu ke dalam mulut dengan sengaja bisa membatalkan puasa. Walaupun hanya melakukan hal itu untuk menghibur, ia tetap merasa puasanya batal.
“Kebetulan, pas acara lawan koboi kemarin batal. Soalnya selama pertunjukan makan paku terus.
Baru sekali batal,” ujar Limbad di Jakarta beberapa hari lalu.
Ia mengatakan, dirinya juga menargetkan diri untuk puasa sebulan penuh. Meski demikian, pekerjaannya di atas panggung tak memungkinkan dirinya melakukan hal itu. Limbad pun tak menjadikan hal itu sebagai sebuah halangan dalam bekerja.
Karena sifat aksinya hanya untuk menghibur penonton, ia tidak pernah menyayangkan hal ini. ?Nanti sehabis Ramadan akan diganti puasanya,” jelas Limbad.
Dirinya menyadari risiko pekerjaannya sebagai pesulap yang dituntut untuk menampilkan atraksi menghibur.
Dirinya pun berusaha membatasi diri saat tampil di bulan Ramadan.
“Selama Ramadan dilarang buat (atraksi) keluarin darah saat di atas panggung,” pungkas Limbad.

