Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Ini Akibatnya Jika Membiarkan Plak Terlalu Lama Menempel di Gigi

Oleh: Redaksi Bernas•17 Juni 2016
Ini Akibatnya Jika Membiarkan Plak Terlalu Lama Menempel di Gigi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Apakah Anda pernah mengalami?busa bekas menyikat gigi Anda bercampur dengan darah Jika itu bukan dikarenakan?gusi Anda?yang sedang terluka maka penye..."

🗓️ Dipublikasikan pada 17 Juni 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

HarianBernas.com – Apakah Anda pernah mengalami busa bekas menyikat gigi Anda bercampur dengan darah?Jika itu bukan dikarenakan gusi Anda yang sedang terluka, maka penyebab lainnya ialah gigi Anda yang terlalu kotor. Gigi yang kotor menyebabkan banyak plak menempel pada gigi. Plak yang menempel pada ggi tentu tak baik bagi kesehatan gigi. 

“Penyebab gigi berdarah bisa karena gosok gigi yang terlalu keras.

Bisa karena terluka oleh bulu sikat yang terlalu keras,  juga bisa karena menumpuknya plak di gigi, ” kata Drg Rachel Sifra.

Plak yang tidak kunjung dibersihkan, kata Drg Rachel, akan menumpuk di gigi dan gusi. Nah, bakteri pun leluasa bekerja menghancurkan gigi. Upaya bakteri mengancurkan gigi bisa menghasilkan gusi meradang.

“Kalau bukan karena penyakit lain dan tidak terluka akibat menggosok gigi terlalu keras, berdarah saat gosok gigi bisa menjadi salah satu pertanda untuk segera membersihkan karang gigi,” sambung dr Rachel.

Tidak hanya pada gigi dewasa, karang gigi juga dapat dijumpai pada gigi susu.

Bahkan mampu juga ada di anak usia dua tahun.

Namun biasanya pencucian karang gigi mulai dilakukan waktu anak sudah mampu diajak komunikasi dengan baik yakni usia 4 – 5 tahun. Kendati demikian yang lebih penting adalah menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut mulai dari sekarang.

Upaya itu diantaranya dilakuan dengan membersihkan mulut bayi seusai dia menyusui. Selain itu, jangan biasakan bayi mengempeng ataupun mengisap jarinya.

Tag:#kesehatan#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram