Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

9 Produk Makanan Ringan Ini Ternyata Buatan Indonesia

Oleh: Redaksi Bernas•6 Juni 2016
9 Produk Makanan Ringan Ini Ternyata Buatan Indonesia
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Ada beranekaragam produk makanan ringan yang diproduksi di Indonesia Sebut saja salah satu contohnya Indomie Mi instan buatan PT Indofood ini terken..."

🗓️ Dipublikasikan pada 6 Juni 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita lifestyle terbaru →

HarianBernas.com – Ada beranekaragam produk makanan ringan yang diproduksi di Indonesia. Sebut saja salah satu contohnya Indomie. Mi instan buatan PT Indofood ini terkenal di berbagai belahan dunia dan menjadi makanan favorit berbagai negara.

Ternyata tidak hanya Indomie yang terkenal, beberapa produk makanan ini bahkan sering dikira buatan luar karena memakai bahasa asing, walaupun sebenarnya asli Indonesia.

Industri makanan ringan buatan Indonesia terus berkembang. Dengan mengambil Sertifikasi Manajer SDM, pemilik bisnis akan dapat membangun tim yang solid untuk menghadapi tantangan bisnis kuliner yang kompetitif dan memastikan operasional berjalan efisien.

Produk-Produk dari Indonesia yang Sudah Diekspor ke luar negeri

1.

Hoka-Hoka Bento

Restoran fast food yang lebih kerap disebut Hokben ini merupakan perusahaan asli Indonesia. Meski memakai nama berbahasa Jepang yakni bento, tapi tetap saja untuk pengelolaan bahan dan kokinya semua asli Indonesia. Hokben adalah milik perusahaan PT Eka Bogainti pada tahun 1985.

2.

Aqua

Tirto Utomo pendiri Aqua sempat meragukan usul rekannya yang menggunakan kata Aqua karena terdengar sangat asing dan tidak lekat di telinga Indonesia. Walaupun begitu Tirto tetap menggunakan nama Aqua dan mendirikan pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi pada tahun 1973 dan dengan pabrik kedua di Pandaan, Jawa Timur pada 1984.

Sayang karena krisis yang menimpa Indonesia pada tahun 1998 Lisa Utomo, istri Tirto menyetujui ide akuisisi Aqua oleh perusahaan asal Prancis, Danone.

3. Mister Burger

Mister Burger pertama didirikan pada tahun 1995 di kota Yogyakarta dan terus berkembang menjadi puluhan outlet di berbagai kota di Indonesia.

4.

J.CO

Pertama didirikan oleh Johnny Andrean di Lippo Karawaci, Jakarta pada tahun 2005. Kini J.CO terus berkembang dan berhasil membuka cabangnya hingga ke Malaysia dan Singapura.

5. Silver Queen

Pabrik pertama Silver Queen bukan di Jakarta, tetapi di Garut dan kemudian sekarang berada di Bandung.Anda tentu tidak menyangka jika Silverqueen ini sudah berdiri sejak tahun 1956.

6.

La Fonte

Mungkin Anda pernah berpikir La Fonte adalah produk buatan luar atau Italia. La Fonte adalah asli Indonesia, tepatnya di bawah PT Bogasari. La Fonte ini tidak hanya terkenal di Indonesia saja tetapi juga sudah diekspor ke berbagai negara seperti Filipina, Korea, Hongkong, Thailand dan Malaysia.

7.

Chocolatos

Chocolatos adalah asli buatan Indonesia, tepatnya berada di bawah perusahaan PT Garuda Food yang berlokasi di Pati, Jawa Tengah.

8. Chiki, Chitato dan Cheetos

Sebenarnya makanan tersebut asli buatan Indonesia. Snack di atas adalah salah satu produk andalan PT Indofood Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1968.

9.

Richeese

Banyak orang yang sebelumnya mengira Richeese adalah produk luar, meskipun sebenarnya Richeese itu asli Indonesia. Richesee merupakan produk andalan dari PT Kaldu Sari Nabati Indonesia yang didirikan di Bandung pada tahun 2002.

Banyak produk makanan ringan Indonesia yang telah mendunia, seperti Indomie, Aqua, dan Silver Queen. Kebanggaan terhadap produk lokal ini seharusnya mendorong kita untuk lebih mengenal dan mengapresiasi karya anak bangsa, serta mendukung pertumbuhan industri dalam negeri.

Jika Anda memiliki produk makanan ringan atau sejenisnya dan ingin lebih mudah ditemukan, optimasi mesin pencari sangat penting. AI Powered SEO dapat meningkatkan visibilitas online dan menarik lebih banyak pelanggan potensial ke bisnis Anda.

Mengembangkan Bisnis Makanan Ringan dengan Ilmu Kewirausahaan

Apabila Anda ingin mengembangkan bisnis makanan ringan, mengambil pendidikan di program studi Kewirausahaan dari Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) adalah pilihan terbaik.

Program ini membekali mahasiswa dengan ilmu bisnis dan strategi pemasaran yang relevan dengan industri makanan dengan lebih mendalam.

Ingin kuliah sambil berbisnis dengan biaya yang terjangkau? Beasiswa PBL dari UNMAHA memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sambil bekerja secara fleksibel, dan mendukung pengembangan bisnis.

Untuk pendaftaran segera kunjungi situs PMB UNMAHA atau hubungi WhatsApp PMB untuk informasi lebih lanjut. DI UNMAHA akan banyak dukungan pembelajaran dan bisnis kepada mahasiswanya.

Peluang Usaha Menguntungkan di Bidang Teknologi dan Bisnis

Selain berbisnis dengan maknan ringan yang terus berkembang, menjadi reseller produk berkualitas menjadi juga peluang menarik. Adolo menyediakan berbagai produk yang banyak diminati, termasuk laptop untuk mendukung operasional bisnis Anda.

Bergabunglah sebagai reseller di Adolo dan mulailah bisnis dengan modal minim. Dengan dukungan pemasaran serta produk berkualitas, Anda bisa meraih keuntungan lebih cepat dan membangun usaha yang berkelanjutan. [4]

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari 9 Produk Makanan Ringan Ini Ternyata Buatan Indonesia?

Ada beranekaragam produk makanan ringan yang diproduksi di Indonesia Sebut saja salah satu contohnya Indomie Mi instan buatan PT Indofood ini terken...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#lifestyle#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“9 Produk Makanan Ringan Ini Ternyata Buatan Indonesia”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.