JAKARTA, HarianBernas.com ? Film “Pantja-Sila: Cita-cita & Realita” menampilkan Pidato Soekarno di depan Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang disebut sebagai lahirnya rumusan Pancasila. Film ini diputar perdana Kamis (2/6/16) malam.
Produser film Pantja-Sila: Cita-cita & Realita, Tino Saroengallo mengatakan film tersebut menampilkan satu episode sejarah tentang dokumen sejarah, yakni lahinya Pancasila.
?Tujuan film ini adalah untuk mengisi, menambah keping sejarah yang hilang,” kata Tino, Kamis (2/6/16).
Film berdurasi 79 menit dengan satu episode menyajikan pidato Bung Karno yang diperankan oleh Tyo Pakusodewo tersebut dibuat untuk menghadirkan sejarah yang tidak terekspose. Namun, dia berharap film karyanya itu dapat mengubah orang yang menontonnya menjadi nasionalis.
Tino mengembalikan pemahaman dan pandangan terhadap film Pantja-sila: Cita-cita & Realita kepada masing-masing pribadi.
Meski film itu hanya dibuat dengan modal niat ia berharap dapat bermanfaat bagi penontonnya.
Inilah film yang memberikan kepingan sejarah bangsa yang sangat penting dan perlu disimak oleh masyarakat Indonesia. Ia menceritakan bahwa pidato Soekarno tentang Pancasila murni dari pemikiran Bung Karno sendiri sebagai seorang cendekia, bukan bangsawan atau pun negarawan apalagi seorang presiden, jelasnya.
Ia mengaku bahwa ide pembuatan film Pantja-sila bermula saat membaca buku yang berisi tentang pidato Bung Karno saat rapat BPUKI.

