HarianBernas.com – Menambah berat badan menjadi hal yang sulit bagi orang yang terlahir dengan gen yang kurus. Baru naik sedikit saja bisa langsung turun lagi dengan cepat. Hal demikian tentu saja sangat menyebalkan.
Cara untuk menaikkan berat badan selain dengan makan yang banyak bisa juga dengan minum susu penambah berat badan.
Susu untuk menambah berat badan yaitu susu yang mengandung whey protein. Whey protein selain berguna untuk meningkatkan berat badan juga dapat membantu pembentukan massa otot.
Whey adalah hasil samping atau limbah dari proses pembuatan keju atau mentega. Whey protein ini merupakan protein utama yang ada pada susu, baik susu sapi, susu formula, bahkan susu ibu.
Cara kerja whey protein dalam menambah berat badan yaitu dengan melancarkan metabolisme dan penyerapan kalori dalam tubuh.
Kalori yang masuk dalam tubuhlah yang akan disimpan sehingga mampu menambah bobot tubuh.
Susu yang mengandung whey protein ini terdiri dalam tiga bentuk utama seperti yang dilansir dari duniaftnes.com yaitu :
1. Concentrace
Dalam concentrate mengandung kolesterol dan lemak yang rendah namun senyawa bioaktif yang tinggi. Kandungan proteinnya cukup besar yaitu sekitar 29% hingga 89% dengan karbohidrat bentuk laktosa.
2.
Hydrolysate
Bentuk ini bisa disebut juga dengan hidrolisat yaitu protein whey yang sebagian telah terhidrolisa. Whey yang telah terhidrolisa memiliki rasa yang pahit, harga yang lebih mahal namun mudah diserap oleh tubuh.
3. Isolate
Isolate memiliki kandungan protein sebanyak 90% dan senyawa bioakti yang lebih rendah.
Isolate yang diproses memiliki kandungan lemak dan laktosa yang rendah. Isolate dan Concentrate memiliki rasa seperti susu biasa.
Selain meminum susu penambah berat badan tentunya juga harus diimbangi dengan olahraga yang teratur. Olahraga diperlukan agar tidak hanya lemak yang bertambah namun juga massa otot sehingga tubuh terlihat lebih indah.

