HarianBernas.com – Bukankah tidak ada kaitannya antara kurang minum dengan sakit pinggang? Beberapa dari kita mungkin masih mempercayai bahwa kurang minum air putih dapat menyebabkan sakit pinggang dan menjadi tanda adanya gangguan pada ginjal.
Hal tersebut ternyata keliru, karena gangguan ginjal terjadi dalam waktu yang lama. Selain itu, sebanyak 90% dari kasus nyeri pinggang bawah banyak terjadi karena kesalahan posisi tubuh ketika berkerja.
Dokter dari Divisi Ginjal Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof.
Dr. dr.
Parlindungan Siregar, SpPD-KGH mengatakan bahwa sakit pinggang tidak memiliki kaitan dengan sakit ginjal, karena ketika kurang minum air bukan ginjal yang langsung terganggu dan butuh waktu yang lama untuk terjadinya gangguan ginjal.
Sakit pinggang biasanya terjadi pada orang yang mengalami batu ginjal yang menyumbat kandung kemih. Jadi kasus sakit pinggang jarang dikaitkan dengan kurang minum.
Prof. Parlin juga mengatakan, bahwa “Banyak hal yang dianggap mitos oleh masyarakat. Kita di sini akan mengupas mitos dan fakta mengenai air secara science.
Mendidik masyarakat agar bila ada orang mengatakan sesuatu tentang air dia bisa merujuk ke buku Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi.?
Kini Anda dapat membedakan antara mitos dan fakta tentang akibat kurangnya minum air dengan gangguan ginjal. Meskipun gangguan ginjal membutuhkan waktu yang lama, namun jangan tunggu sampai hal itu terjadi pada diri Anda. Perbanyaklah minum air putih untuk kesehatan ginjal Anda.

