Go?Go?Rio Haryanto!!! Ayo Taklukkan Sirkuit Albert Park, Australian Grand Prix F1 2016

HarianBernas.com ? Yang menjadi perhatian kita sebagai masyarakat Indonesia pastilah Rio Haryanto.
Sebagai pembalap Indonesia pertama yang dapat memasuki Formula 1, Pembalap Manor Racing ini berhasil naik 5 peringkat ke posisi 14 pada FP2 F1 Australia.
Rio berhasil mencatatkan waktu 1 menit 44.304 detik.
Walaupun begitu, catatan waktu Rio pada sesi free practice 2 (FP2) lebih lambat dari sesi FP1 yang berhasil meraih waktu 1 menit 43.372 detik.
Rekan satu tim Rio di Manor, Pascal Wehlrein ada di posisi ke 12 yang meraih waktu tercepat pada latihan bebas 2 F1 ini.
Hasil dari sesi FP2 Formula 1 Australia tetap menempatkan Pembalap Mercedez, Louis Hamilton sebagai pembalap tercepat.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Walau dalam kondisi trek basah, Hamilton telah berhasil mencatatkan waktu sebagai yang tercepat 1 menit 38.841 detik.
Catatan waktu pada sesi FP2 F1 Australia ini ternyata sedikit lebih lambat daripada FP1 sebelumnya dimana juara bertahan Formula 1 ini sukses mencatatkan waktu 1 menit 29.725 detik.
Pembalap yang lain, Nico Hulkenberg yang merupakan pembalap Jerman berhasil memperbaiki posisinya menjadi posisi kedua yang memiliki perbaikan nilai, setelah FP 1, Nico hanya berada di posisi ke 4.
Hulkensberg telah berhasil mencatatkan waktu 1 menit 39.308 detik.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Lalu di posisi ketiga latihan bebas 2 F1 Australia ini ditempati oleh pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen dengan catatan waktu 1 menit 39.486 detik.
Pembalap Manor Formula 1, Rio Haryanto, sangat senang telah menyelesaikan dua sesi latihan bebas sebelum tampil esok hari dalam Grand Prix Australia di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Minggu, 20 Maret 2016.
Sewaktu Rio menjalani sesi latihan bebas, kondisi cuaca memang tidak menentu.
Sering sekali turun hujan.
Kondisi inilah yang menjadi ujian bagi tim dan pembalap. Terlebih lagi banyak tim dan pembalap yang telah melakukan persiapan selama musim dingin untuk tampil di Melbourne.
Ini merupakan tantangan tersendiri bagi pembalap pemula seperti Rio, yang belum mengenal sirkuit di Melbourne.
Bersama dua rekan se timnya, Pascal Wehrlein dan Jolyon Palmer dari tim Renault, Rio menjadi pembalap pemula F1 musim ini
Sebenarnya Rio lebih menyukai membalap di lintasan kering.
Namun Rio tetap merasa senang atas hasil latihannya di lintasan basah.
Hal ini dikarenakan ia tetap bisa mempertahankan jarak tempuhnya.
Pada latihan sesi pertama (FP1) Rio mencatat waktu terbaik 1 menit 43,372 detik.
Kemudian pada sesi kedua, Rio telah mencatatkan waktu 1 menit 44,304 detik. Di kedua sesi ini, Rio menempati urutan kedua dari bawah. Pengalaman berlatih dengan kondisi cuaca yang tidak menentu adalah hal yang baik.
Karena dengan begitu, Rio akan jauh lebih siap apabila menemui hal serupa.
Mari kita liat bagaimana keahlian Rio dalam mengendarai mobil Formula 1-nya esok hari.
Selalu dukung generasi muda Indonesia yang membanggakan negeri kita tercinta ini. Go?Go?Rio Haryanto!
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Benfica Lolos Liga Champion 2016, Zenit Gigit Jari
Beberapa Penyebab Pasangan Ganda Putra Gagal di All England 2016
Menang 0-9, PSG Kunci Gelar Juara Ligue 1 Prancis di Laga ke-30
Praveen: Kenapa Harus Kalah Kalau Memang Bisa Menang
Dikalahkan PSG, Chelsea Tersingkir dari Liga Champions
Persib vs Mitra Kukar Bermain Imbang di Piala Bhayangkara 2016
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di olahraga
Semantic Authority Linker
Benfica Lolos Liga Champion 2016, Zenit Gigit Jari
Beberapa Penyebab Pasangan Ganda Putra Gagal di All England 2016
Menang 0-9, PSG Kunci Gelar Juara Ligue 1 Prancis di Laga ke-30
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda