Friendster is Back

HarianBernas.com –Â Tahukah Anda jejaring sosial yang populer pada awal tahun 2000?
Jejaring sosial tersebut berjaya sebelum Facebook mendominasi dunia media sosial, ia bernama Friendster.
Jejaring sosial tersebut bernama Friendster, sebuah jejaring pertemanan yang sangat populer pada masanya.
Melalui Friendster Anda dapat berinteraksi bersama teman-teman anda di seluruh dunia.
Tampilan Friendster sangat unik dan menarik karena dapat dikostumisasi sebagaimana yang dikehendaki oleh pengguna.
Akan tetapi, kemunculan Facebook membenamkan Friendster dari jagad media sosial dunia.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Media sosial milik Mark Zuckerberg berhasil melambung di atas awan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun HarianBernas.com, jejaring sosial legendaris tersebut kini telah hadir kembali dengan format baru.
Melalui situs anyar friendster.id, jejaring sosial tersebut hadir dengan logo dan warna baru.
Ketika laman friendster.id diakses, Anda akan menjumpai sebuah layar berwarna biru dengan tulisan Friendster yang ditulis dengan huruf sambung berwarna putih.
“Temukan teman lamamu” menjadi salam pembuka di halaman tersebut.
Setelah Anda masuk lebih lanjut, Friendster akan menawarkan Anda untuk login melalui akun Google+, Instagram, Twitter atau Facebook.
Nah, apakah ini berarti Friendster tengah mempersiapkan diri dan kembali untuk menyemarakkan dunia media sosial?
Mari kita tunggu kabar selanjutnya.
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Cara Menghilangkan Kecanduan Smartphone
Ponsel Merek Ternama Makin Murah, Pocin Makin Tergilas
Instagram dan Facebook Blokir Snapchat dan Telegram
Samsung Tak Gentar Saat Diserbu Pocin Murah Meriah
7 Aplikasi Ini Ternyata Membuat Android Anda Lemot
Inilah Tips ala Norton Agar Dapat Online dengan Aman
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di highlight
Semantic Authority Linker
Cara Menghilangkan Kecanduan Smartphone
Ponsel Merek Ternama Makin Murah, Pocin Makin Tergilas
Instagram dan Facebook Blokir Snapchat dan Telegram
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda