Majunya Ahok Lewat Jalur Independen Dianggap Pelemahan Peran Partai?

JAKARTA, HarianBernas.com – Pasca memilih maju pilgub DKI melalui jalur independen, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menuai kritikan dari para elite politik PDI-Perjuangan.
Namun, pria yang akrab disapa Ahok itu menyatakan bahwa hubungannya dengan partai berlogo kepala banteng itu tidak ada masalah.
“Aku baik-baik saja sama PDIP.
PDIP yang mana yang ngomong?” Kata pria yang kini masih menjabat sebagai Gubernur DKI itu saat ditemui wartawan di Balai Kota pada Jumat (11/3).
Ahok tak mempermasalahkan pernyataan sejumlah elite politik PDIP.
Menurutnya, ia berpegang pada mandat Ketua Umum Partai.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari Nol“Aku sama Bu Mega masih makan bakso, ngobrol-ngobrol enak,” ujarnya.
Salah satu yang mempersoalkan mengenai pencalonan secara independen dalam pilgub DKI ialah Prasetio Edi Marsudi.
Menurut Sekretaris DPP-PDIP-DKI itu, ia mendapat perintah dari Megawati Soekarnoputri untuk mengganjal calon gubernur yang maju secara independen.
“Kita kemudian mohon arahan Ketum.
Maka beliau menyatakan harus konsolidasi, dikasih tahu sampai anak ranting, wadahnya ada.
Secara tata negara, deparpolisasi adalah pelemahan.
PDIP melawan deparpolisasi,” terang Prasetio saat ditemui di Balai Kota pada Selasa (8/3) silam.
Ditambahkannya, mandat itu turun bukan tanpa alasan.
Mandat tersebut merupakan tanggapan atas deparpolisasi yang akan melemahkan peran parpol.
Majunya calon secara independen tanpa dukungan partai politik, bisa jadi akan menyebabkan deparpolisasi.
Sikap Prasetio ini ternyata berbeda dengan Agustin Teras Narang yang kini menjabat sebagai Ketua Bappilu PDIP.
Dalam kesempatan tersebut, Narang justru mengungkapkan apresiasi pada Ahok yang memilih jalur independen dalam pilgub DKI 2017 Mendatang.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Bika Ambon, Makanan Khas dari Medan atau Ambon?
Bupati Ogan Ilir Tersandung Kasus Narkoba
Alasan Risma Tolak Lawan Ahok di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta
Dibully Karena Maju ke Bursa DKI-1, Ahmad Dhani: Preketek
Selamat, Presiden Joko Widodo Menjadi Kakek
Cegah Terorisme dan Pornografi, Presiden Barrack Obama Lakukan Hal Ini
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di politik
Semantic Authority Linker
Bika Ambon, Makanan Khas dari Medan atau Ambon?
Bupati Ogan Ilir Tersandung Kasus Narkoba
Alasan Risma Tolak Lawan Ahok di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda