Edisi jakarta
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Edisi Hyperlocal: JAKARTA
JAKARTA

DPRD Jogja, APBD 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Sampah

Oleh: Ibrahim Umar•7 November 2026
DPRD Jogja, APBD 2027 Prioritaskan  Pendidikan, Kesehatan, dan Sampah
Foto: Istimewa
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Prioritas anggaran APBD 2027 harus mampu menjawab persoalan riil di lapangan"
Ketua DPRD Kota Yogyakarta, FX Wisnu Sadono Putro, ditengah warga

🗓️ Dipublikasikan pada 7 November 2026.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - DPRD Kota Yogyakarta meminta Pemkot memperkuat pembangunan sektor dasar yang bersentuhan langsung dengan warga. Prioritas anggaran APBD 2027 harus mampu menjawab persoalan riil di lapangan.

Fokus tersebut meliputi pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan sampah dan lingkungan hidup. DPRD menilai sektor-sektor itu harus mendapat porsi optimal agar manfaatnya merata.

Ketua DPRD Kota Yogyakarta, FX Wisnu Sabdono Putro, menegaskan arah pembangunan harus menyentuh hajat hidup warga.

Efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan pemenuhan hak dasar masyarakat.

"Tahun 2027 harapan saya bidang pendidikan, kesehatan, dan sampah ini menjadi fokus. Tentu juga tidak meninggalkan hajat hidup masyarakat," ujar Wisnu, Kamis (5/11/2026).

Ia mengakui fiskal daerah tahun depan masih dibayangi efisiensi. Ketergantungan pada dana transfer pusat menjadi tantangan untuk mewujudkan kemandirian fiskal.

"Meskipun tahun depan masih dibayangi efisiensi.

Ini bisa jadi hambatan sekaligus tantangan. Hambatan karena kita sangat bergantung dana transfer pusat. Namun ini juga tantangan untuk berinovasi menuju kemandirian fiskal," kata politisi PDI Perjuangan itu.

Wisnu mengapresiasi postur RAPBD 2027 yang diajukan Wali Kota, di mana porsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah di atas 50 persen.

Capaian itu menjadi modal penting untuk kemandirian pembiayaan.

Namun, ia mengingatkan kenaikan PAD jangan membebani warga. "Jangan sampai mengganggu daya beli masyarakat. Lakukan intensifikasi dan ekstensifikasi, serta optimalisasi pengelolaan aset," tegasnya.

Dengan optimalisasi aset dan pengelolaan anggaran yang transparan, DPRD optimistis program strategis Pemkot dapat berjalan lancar demi kesejahteraan warga. (Age)


Berita Terkait:

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram