PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi Penguatan Pers Pancasila

YOGYAKARTA, BERNAS.ID– Jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Rapat Pleno sekaligus Halalbihalal di Islamic Centre Masjid UAD Ringroad Selatan, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengonsolidasikan program kerja organisasi ke depan.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus harian PWI DIY, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Kehormatan, serta Rektor UAD, Prof Dr Muchlas MT, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar PWI DIY.
Kehadiran unsur akademisi dan insan pers ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan praktik jurnalistik.
Dalam sambutannya, Ketua PWI DIY, Hudono, menyampaikan apresiasi atas dukungan UAD dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga ruang refleksi dan penguatan komitmen organisasi dalam menjalankan fungsi pers yang profesional dan berintegritas.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Hudono menegaskan, kepengurusan PWI DIY masa bakti 2025–2030 memiliki sejumlah agenda strategis.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah memperjuangkan almarhum Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional.
Udin dikenal sebagai wartawan yang gugur dalam menjalankan tugas jurnalistik, dan hingga kini kasusnya masih menjadi simbol perjuangan kebebasan pers di Indonesia.
“Di tengah rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional yang masih berjalan, kami terus mematangkan pembentukan Tim Adhoc untuk pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolNama-nama tim sudah ada, tinggal difinalisasi,” ujar Hudono.
Ia menambahkan, dukungan terhadap pengusulan tersebut juga menguat dalam forum Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di Banten beberapa waktu lalu.
Hal ini menjadi catatan penting bagi PWI Pusat untuk mengawal proses pengusulan secara nasional.
Selain itu, PWI DIY juga mendorong terwujudnya pembangunan Grha Pers Pancasila.
Program ini diharapkan menjadi pusat pengembangan, pengkajian, dan pelatihan terkait implementasi nilai-nilai Pers Pancasila di Indonesia.
Naskah akademik pembangunan gedung tersebut telah disusun bersama sejumlah tokoh, sesuai arahan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
“Ke depan, Grha Pers Pancasila diharapkan menjadi ruang strategis untuk mencetak insan pers yang profesional, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Yogyakarta sebagai kota pendidikan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan pers nasional,” imbuh Hudono.
Sementara itu, Rektor UAD, Muchlas, menyambut baik berbagai agenda besar PWI DIY tersebut.
Ia mengaku memahami pentingnya keberadaan Grha Pers Pancasila, terlebih dirinya turut terlibat dalam penyusunan naskah akademik bersama sejumlah akademisi dan tokoh nasional.
Muchlas juga menilai sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi wartawan perlu terus diperkuat.
Menurutnya, kolaborasi ini membuka peluang pengembangan kapasitas mahasiswa, khususnya dalam bidang jurnalistik dan komunikasi publik.
“Dunia kerja saat ini tidak hanya menuntut capaian akademik, tetapi juga keterampilan praktis.
Kerja sama dengan PWI DIY dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi jurnalistik secara langsung,” jelasnya.
Kegiatan Halalbihalal ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan antara insan pers dan akademisi.
Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk mendorong kemajuan dunia pers yang profesional, independen, dan berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa. (*)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Sulteng Fokus Perbaiki 80 Ribu Rumah Tak Layak
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Kepulan Asap Hitam Gegerkan Pengendara di Jalan Sudirman Jogja
Ketum HMI MPO Palu Kecam Teror Aktivis
Samsung Galaxy A57 5G, Seri Paling Tipis dengan AI Lebih Cerdas dan Performa Kencang
Kapolsek Gedongtengen Tekankan Pentingnya Peran Bhayangkari Terhadap Ketugasan Suami
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Sulteng Fokus Perbaiki 80 Ribu Rumah Tak Layak
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Kepulan Asap Hitam Gegerkan Pengendara di Jalan Sudirman Jogja
Strategi Jitu Sumbar Sambut Indonesia Emas: Prodi Digital Global UNMAHA Buka Peluang Ka...
Riau Menuju Panggung Dunia: Strategi Mengisi Kesenjangan Digital dengan Karir Remote
Transformasi Karir Digital Jakarta: Strategi Menembus Pasar Remote Global
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda