Ketum HMI MPO Palu Kecam Teror Aktivis

Palu, Bernas.id — Ketua Umum HMI MPO Cabang Palu mengecam keras dugaan teror dan intimidasi terhadap aktivis yang kritis terhadap kebijakan pemerintah di Sulawesi Tengah.
Ancaman kekerasan, termasuk penyiraman air keras, disebut menjadi bentuk tekanan yang menguat dalam beberapa waktu terakhir.
Pernyataan itu disampaikan menyusul meningkatnya kekhawatiran di kalangan mahasiswa atas ruang kebebasan berekspresi yang dinilai kian terancam.
Aktivis yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan publik dilaporkan menjadi sasaran intimidasi.
“Teror terhadap aktivis adalah bentuk kemunduran demokrasi.
Kritik seharusnya dijawab dengan dialog, bukan ancaman,” ujar Ketua HMI MPO Cabang Palu dalam keterangannya, Minggu (12/4).
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifIa menilai, tindakan intimidasi menunjukkan adanya kecenderungan kekuasaan yang tidak siap menerima kritik.
Padahal, menurutnya, mahasiswa menyampaikan aspirasi berdasarkan kajian dan realitas sosial yang berkembang di masyarakat.
Lebih lanjut, ia menegaskan kebebasan berekspresi telah dijamin dalam konstitusi.
Jika praktik intimidasi terus berlangsung, maka nilai-nilai demokrasi dan hukum berpotensi tergerus.
Aktivis mahasiswa Sulawesi Tengah, lanjutnya, tidak akan mundur menghadapi tekanan tersebut.
Mereka menyatakan akan tetap menyuarakan kepentingan publik sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.
“Kami tidak akan bungkam.
Selama berada di jalur yang benar, kami akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tegasnya.
HMI MPO Cabang Palu mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut dugaan teror tersebut dan memastikan perlindungan bagi aktivis.
Negara diminta hadir menjamin keamanan warga serta menjaga ruang demokrasi tetap terbuka.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah kekhawatiran atas kondisi kebebasan sipil di daerah, di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan yang semakin menguat.
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
1000 KPM Yogyakarta Wisuda Tak Tergantung Pada Bantuan Sosial
1.580 Siswa SMA 3 Palu Terima MBG
Samsung Galaxy A57 5G, Seri Paling Tipis dengan AI Lebih Cerdas dan Performa Kencang
PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi Penguatan Pers Pancasila
Kapolsek Gedongtengen Tekankan Pentingnya Peran Bhayangkari Terhadap Ketugasan Suami
1.720 Warga Kepri Akhirnya Bisa Mudik Gratis Walau Sempat Tertunda
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
1000 KPM Yogyakarta Wisuda Tak Tergantung Pada Bantuan Sosial
1.580 Siswa SMA 3 Palu Terima MBG
Samsung Galaxy A57 5G, Seri Paling Tipis dengan AI Lebih Cerdas dan Performa Kencang
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda