๐Ÿ‡ฌ๐Ÿ‡ง

BERNAS.id International

Indonesia's #1 News Platform โ€” English Edition

๐Ÿค– AI-translated ยท EN

Jogja Food Beverage Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong Sinergi Industri dan Ekonomi KreatifTranslating...

๐Ÿ“… April 8, 2026di yogyakarta
Jogja Food   Beverage Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong Sinergi Industri dan Ekonomi Kreatif

Loading... YOGYAKARTA, BERNAS.ID โ€“ Jogja Food Beverage Expo 2026 resmi dibuka untuk umum pada Rabu, 8 April 2026, di Jogja Expo Center (JEC). Sebagai pameran industri ma...

YOGYAKARTA, BERNAS.ID โ€“ Jogja Food & Beverage Expo 2026 resmi dibuka untuk umum pada Rabu, 8 April 2026, di Jogja Expo Center (JEC). Sebagai pameran industri makanan dan minuman terbesar di wilayah Jawa Tengah dan DIY, ajang tahunan ini digelar bersamaan dengan tiga event besar lainnya, yaitu Jogja Pack & Process Expo, Jogja All Tea Expo, dan Jogja Printing Expo 2026.

Keempat pameran ini akan berlangsung hingga 11 April 2026, menghadirkan sinergi lintas sektor yang membentuk ekosistem bisnis terpadu. Mulai dari hulu hingga hilir, pengunjung dapat menjumpai ragam inovasi produk kuliner, teknologi pengolahan, kemasan, hingga percetakan dalam satu lokasi yang sama.

CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, menyampaikan bahwa tahun ini pameran menghadirkan lebih dari 110 peserta, termasuk 30 pelaku UMKM yang telah dikurasi khusus. Event ini menargetkan kunjungan hingga 15.000 orang selama empat hari pelaksanaan.

“Jogja Food & Beverage Expo 2026 menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri di Yogyakarta. Kami berharap pameran ini menjadi etalase kekayaan kuliner nasional sekaligus ruang bagi pelaku usaha untuk berinovasi, beradaptasi, dan memperkuat kolaborasi,” ujar Daud dalam sambutan pembukaan.

Baca Juga :ย Jogja Coffee Week #5 Resmi Dibuka 5-7 September 2025 di JEC

Berbagai produk unggulan ditampilkan, mulai dari kuliner Nusantara, minuman inovatif, teh premium, hingga mesin-mesin teknologi pengolahan pangan modern.

Panitia menyiapkan sejumlah program unggulan untuk memperkuat ekosistem industri. Di panggung utama, pengunjung dapat menyaksikan Cooking & Baking Demo bersama chef dan brand ternama, termasuk sesi spesial bersama Chef Achen (Rose Brand).

Salah satu daya tarik utama adalah Bakat Boga Challenge 2026 yang digelar bekerja sama dengan ACP Indonesia. Kompetisi ini menampilkan tujuh kategori, mulai dari Traditional Jajanan Pasar, Modern Jajanan Pasar, Dress the Cake, hingga Nasi Goreng dan Mie Godhog Jawa, sebagai upaya melestarikan cita rasa asli Indonesia.

Tidak hanya soal rasa, sektor kopi juga diperkuat melalui ICAB ROC Competition dan Jogja ROC Competition yang menampilkan keahlian para roaster tanah air. Sementara itu, sektor teh mendapatkan perhatian khusus melalui program Tea Talks dan Tea Class dari Dewan Teh Indonesia dengan materi menarik seperti “The Science Behind Tea Flavouring” dan “Natural & Sugar Free Milk Tea”.

Bagi pelaku bisnis, program Business Matching disiapkan sebagai wadah strategis untuk menjalin kemitraan dan memperluas jaringan pasar dengan buyer potensial.

Mewakili Pemerintah Daerah DIY, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Noviar Rahmad, menegaskan bahwa sektor F&B merupakan kekuatan utama ekonomi kreatif.

Baca Juga :ย Pameran Akbar Bertaraf Nasional akan Digelar Awal April 2026 di JEC

“Kegiatan ini menjadi sarana promosi efektif. Kami berharap momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk unggulan hingga ke pasar global. Dengan kreativitas dan dukungan digital, UMKM lokal Yogyakarta mampu bersaing di mancanegara,” tutur Noviar.

Sementara itu, Ketua Umum GAPMMI, Adhi S. Lukman, menyoroti kontribusi besar industri makanan dan minuman yang menyumbang lebih dari 7% terhadap PDB nasional dan mencapai 40,3% dari total industri non-migas.

“Pertumbuhan industri ini mencapai 6,38%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pameran seperti ini, kami berharap muncul inovasi lokal untuk mengurangi ketergantungan impor, khususnya terkait isu kemasan,” jelas Adhi.

Jogja Food & Beverage Expo 2026 ini didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, KADIN, serta berbagai asosiasi profesi dan industri terkait di Indonesia. (cdr)

๐ŸŒ Source: Read More in Bahasa Indonesia โ€” journalist

Title and summary translated by BERNAS AI. Original content preserved.