DPRD Jogja Manfaatkan Momentum Ramadhan Untuk Serap AspirasiTranslating...

Loading... YOGYAKARTA, BERNAS โ Momentum datangnya bulan suci ramadhan 2026 memberikan ruang bertemu banyak orang. Pun, DPRD Kota Jogja memanfaatkannya dengan menggelar reses sebagai sarana menyerap aspirasi mas...
YOGYAKARTA, BERNAS โ Momentum datangnya bulan suci ramadhan 2026 memberikan ruang bertemu banyak orang. Pun, DPRD Kota Jogja memanfaatkannya dengan menggelar reses sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat.
Agenda penjaringan aspirasi ini dijadwalkan berlangsung intensif hingga sepekan kedepan. Momentum awal Ramadan dinilai menjadi waktu yang sangat efektif untuk berdialog dengan warga, mengingat banyaknya kegiatan kemasyarakatan yang terpusat di masjid maupun balai RW selama bulan puasa.
Ketua DPRD Kota Jogja, Wisnu Sabdono Putro, usai sidang paripurna, Rabu (18/2/2026) mengungkapkan masa reses yang bertepatan dengan awal Ramadan, merupakan momentum yang tepat untuk bertemu dengan konstituen.
“Sehingga aspirasi yang dijaring harapan kami menjadi lebih optimal,โ ujarnya.
Baca Juga :ย Komisi A DPRD Jogja Kawal Hasil Musrenbang Kelurahan
Disamping untuk melakukan penjaringan perkembangan aspirasi masyarakat, reses kali ini memiliki misi khusus yakni mengawal dan mengakomodasi aspirasi yang sebelumnya telah muncul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Kami ingin memastikan bahwa usulan warga yang sudah masuk di Musrenbang tidak menguap begitu saja. Reses ini adalah ruang untuk mempertajam prioritas tersebut agar benar-benar masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah,”ucap Wisnu.
Wisnu menjelaskan, penjaringan aspirasi tidak sepenuhnya harus dilakukan dalam forum resmi. Justru dengan memanfaatkan suasana guyub pada awal Ramadan menjadi sangat strategis untuk diskusi yang lebih santai namun mendalam. Apalagi durasi waktu untuk penjaringan aspirasi secara maraton hingga Selasa untuk memastikan semua masukan terdata sebelum masuk masa sidang berikutnya.
Oleh karena itu fokus penjaringan aspirasi diharapkan meliputi berbagai sektor pembangunan seperti perbaikan infrastruktur kampung, penguatan ekonomi lokal melalui UMKM, hingga pemantauan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.
Bahkan dengan kegiatan reses kali ini maka bisa terjadi integrasi atas usulan Musrenbang dengan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD agar anggaran tepat sasaran.
โKemarin sudah dilakukan Musrenbang di wilayah. Tentu setiap usulan warga belum bisa diterima seluruhnya karena mempertimbangkan aspek skala prioritas dan kemampuan daerah. Namun melalui ajang reses juga bisa diintegrasikan kembali sepanjang itu berkaitan dengan kebutuhan di wilayah,โ tandas Wisnu.
Baca Juga :ย Ketua Komisi B DPRD DIY Soroti Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadan 2026
Melalui masa reses ini diharapkan tercipta sinergi antara perencanaan teknokratis dari pemerintah dan keinginan riil masyarakat di akar rumput. Hasil dari penjaringan aspirasi ini nantinya akan dilaporkan dalam sidang paripurna sebagai bahan evaluasi kebijakan pembangunan Kota Yogyakarta ke depan. (Age)
๐ Source: Read More in Bahasa Indonesia โ journalist
Title and summary translated by BERNAS AI. Original content preserved.