Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Bom Bunuh Diri yang Gagal di New York, Pelakunya Antek ISIS

Oleh: Redaksi Bernas•11 Desember 2017
Bom Bunuh Diri yang Gagal di New York, Pelakunya Antek ISIS
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Terjadi ledakan bom bunuh diri di time square new york..."

🗓️ Dipublikasikan pada 11 Desember 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

Bernas.id ? Telah terjadi ledakan bom bunuh diri di dekat Times Square, New York, Senin (11/12) pagi waktu setempat. Empat orang dilaporkan menjadi korban luka akibat ledakan di gang yang menghubungkan Port Authority stasiun kereta bawah tanah dan Times Square ini.

Pasca insiden itu, Wali Kota New York Bill de Blasio memastikan kotanya aman.

Tak ada ancaman lain di area tersebut usai ledakan terjadi.

?Tidak ada ancaman spesifik terhadap Kota New York kali ini. Kita akan memberi informasi dan melakukan investigasi yang terbuka atas hal ini,? kata de Blaiso seperti dilansir CNN, Senin, (11/12).

Menurutnya, ledakan saat jam sibuk itu adalah perbuatan individual dan tidak sukses mengenai target. Kepolisian mengidentifikasi seorang laki-laki bernama Akayed Ullah (27) sebagai pelaku.

Akayed sendiri tengah menjalani perawatan luka bakar di Rumah Sakit Bellevue.

Kepolisian New York merilis keterangan investigasi bahwa Akayed menempelkan bom daya ledak rendah ke tubuhnya. Tersangka meledakkan bom melalui detonator dan melukai tiga orang di dekatnya.

Akayed Ullah diketahui merupakan pria asal Bangladesh. Dia menyatakan setia kepada ISIS.

CNN, Selasa (12/12) menyebut, menurut petugas penegak hukum, itu disampaikan Ullah saat dia berbicara dengan pihak berwenang.

Ullah juga menyebut, serangan Israel di Gaza jadi alasan dia melakukan serangan.

Ullah diketahui baru-baru ini melakukan pekerjaan kelistrikan yang dekat dengan lokasi ledakan. Dia bekerja bersama saudara lelakinya.

“Kakaknya tinggal di gedung apartemen yang sama dengan Ullah,” ujar salah seorang penegak hukum yang mengetahui penyelidikan terhadap Ullah.

Saat ini pihak berwenang AS tengah berbicara dengan sang kakak laki-laki Ullah dan anggota keluarganya yang lain. Tersangka diketahui sebagai penduduk tetap (permanent resident) AS yang sah dari Bangladesh.

Ullah tiba di AS pada tahun 2011 dengan visa imigran keluarga F43.

Menurut situs perjalanan Departemen Luar Negeri, pemegang visa F43 adalah anak dari saudara laki-laki atau perempuan dari seorang warga negara AS.

Status kewarganegaraan Ullah disampaikan oleh United States Department of Homeland Security (DHS). Departemen Keamanan Dalam Negeri AS itu juga sudah mengeluarkan pernyataan agar warga tetap waspada.

Baca juga Tersangka Serangan Teror New York Tinggalkan Catatan Berisi Kesetiaan kepada ISIS

“DHS dapat memastikan bahwa tersangka tersebut masuk ke Amerika Serikat setelah mempresentasikan paspor yang menampilkan visa imigran keluarga F43 pada tahun 2011. Tersangka adalah Residen Permanen yang Sah dari Bangladesh, yang mendapat manfaat dari migrasi keluarga besar,” ungkap Juru Bicara DHS, Tyler Houlton.

Simak rekaman kejadian ledakan itu di bawah ini:

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram