Bernas.id – Petugas keamanan di Mandalay Bay yang ditembak sebelum kejadian pembantaian Las Vegas pekan lalu kini diberitakan telah menghilang, sejak ia tidak hadir beberapa jadwal wawancara dengan media pada hari Kamis pekan lalu.
Jesus Campos, nama petugas keamanan yang ditembak di bagian kaki oleh Stephen Paddock itu dijadwalkan untuk hadir dalam lima wawancara televisi Kamis malam pekan lalu, termasuk satu dengan Fox News dan ABC News.
Tapi ketika tiba saatnya bagi Campos untuk menceritakan cerita dari sisinya, dia tidak bisa dicari.
Foxnews, Rabu (18/10/2017) menyebut, serikat pekerja Campos, the International Union, Security, Police and Fire Professionals of America, mengatakan bahwa Campos telah menghilang.
Campos diharapkan untuk menjawab banyak pertanyaan yang tidak terjawab seputar bagaimana penembakan tersebut terjadi.
Dirinya menjadi pusat kontroversi karena pada awalnya polisi mengklaim bahwa Campos adalah pahlawan karena ?menganggu? Paddock 10 menit setelah dia melepaskan tembakan ke kerumunan 20.000 penonton konser musik country.
Baca juga Inilah Sosok Pria Pemberani Pelindung Korban Penembakan Las Vegas
Namun, satu minggu setelahnya polisi mengungkapkan bahwa Campos tidak mengganggu amukan Paddock, dan malah ditembak saat ia mendekati kamar penembak bertingkat 32 itu enam menit sebelum penembakan dimulai.
Perwakilan MGM Resorts International mengatakan bahwa selaku pengelola Bay,mereka memperhatikan isu kejadian itu berdasar keterangan versi polisi.
“Kami tidak yakin tentang linimasa terbaru yang telah diberitahukan secara publik, dan kami percaya apa yang saat ini sedang diekspresikan mungkin tidak akurat,” kata juru bicara MGM Debra DeShong.
MGM juga yakin bahwa polisi tidak memberikan rincian yang akurat, yang menyatakan Paddock menembaki kerumunan hanya 40 detik setelah Campos melaporkan tertembak.
?Kami akan terus bekerja dengan penegak hukum seperti yang telah kita lakukan dari saat saat pertama tragedi ini sebagai upaya mengembangkan kronologi kejadian yang akurat.”

