Mgr Pujasumarta, Uskup yang Punya Perhatian Khusus pada Kaum Miskin

SEMARANG, HarianBernas.com — Uskup Agung Semarang Mgr Pujasumarta, yang tutup usia pada Rabu, 10 November 2015 pukul 23.35 wib di Semarang, semasa hidupnya dikenal sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan kaum miskin.
Ia memiliki ayat favorit dari Injil, yaitu kisah tentang lima roti dan dua ikan.
Dikisahkan, sekitar 5.000 orang mengikuti Yesus sepanjang hari.
Hingga pada suatu petang, Yesus ingin memberi mereka makan, namun yang ada pada mereka hanyalah 5 keping roti dan 2 potong ikan.
Bagaimana mungkin 5 roti dan 2 ikan bisa memberi makan 5.000 orang?
Yesus pun mengambil 5 roti dan 2 ikan tersebut, memecah-mecahnya, lalu ia meminta murid-muridnya untuk membagi-bagikan kepada semua orang.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Ternyata, 5 roti dan 2 ikan ini tidak hanya mengenyangkan 5.000 orang, tetapi malah menyisakan 12 bakul penuh.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifMgr Pujasumarta begitu menyukai kisah tersebut karena kisah itu berawal dari sebuah kekurangan namun berakhir pada kelimpahan.
Perhatian terhadap kaum miskin inilah yang juga mewarnai kepemimpinannya di wilayah Gerejani Keuskupan Agung Semarang.
Menurut Christ Widya, salah seorang pengurus Yayasan Anak-Anak Terang (AAT), Mgr Pujasumarta selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan lembaga yang bergerak di bidang sosial pendidikan ini.
Lembaga yang sudah mulai aktif di bidang sosial sejak tahun 2002 ini telah memberikan beasiswa kepada ratusan siswa-siswi di berbagai wilayah di Indonesia.
Beasiswa ini bersifat umum, artinya tidak membedakan suku, agama, ras dan golongan.
?Sejak AAT melebarkan sayap ke wilayah Keuskupan Agung Semarang, Mgr Puja selalu memberikan dukungan spirit kepada kami.
Dukungan itu, bagi saya, sangat terasa. Terakhir bertemu beliau sekitar 2 bulan lalu. Beliau memberi wejangan untuk menjadi terang yang dapat mengalahkan kegelapan.
Tidak hanya dukungan spiritual, beliau juga memberikan kami fasilitas berupa tempat, sarana untuk promosi, dan mencari dana,?
demikian ungkap Christ kepada HarianBernas.com.
Kesederhanaan, perhatian dan teladan beliau, tentulah menjadi warisan dan teladan yang baik bagi bangsa indonesia pada umumnya, dan umat Katolik pada khususnya.
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait SEMARANG
Local Intelligence Node
Strategi Jitu Sumbar Sambut Indonesia Emas: Prodi Digital Global UNMAHA Buka Peluang Ka...
Riau Menuju Panggung Dunia: Strategi Mengisi Kesenjangan Digital dengan Karir Remote
Transformasi Digital Surabaya: Strategi Menembus Pasar Kerja Global dari Rumah
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di SEMARANG?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di inspirasi
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda