Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Wakil Bupati Sleman Luncurkan Kopi Keliling Merapi untuk Wisatawan

Oleh: Paulus Yesaya Jati•22 September 2026
Wakil Bupati Sleman Luncurkan Kopi Keliling Merapi untuk Wisatawan
Foto: (foto: Ist)
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Wakil Bupati Sleman meluncurkan Koling Merapi dan Darling Merapi di Museum Gunung Merapi untuk memperkuat pemasaran kopi lokal Nirmalagiri kepada wisatawan."
Peluncuran Koling Merapi dan Darling Merapi

🗓️ Dipublikasikan pada 22 September 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita bisnis terbaru →

SLEMAN, BERNAS.ID — Kopi Keliling (Koling) Merapi dan Dua Roda Keliling (Darling) Merapi resmi diluncurkan di Museum Gunung Merapi untuk menyapa warga Yogyakarta, khususnya wisatawan, Selasa (22/9). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sleman memperkuat pengembangan kopi robusta sekaligus mendorong promosi produk kopi lokal.

Konsep Pemasaran Berkeliling

Konsep Pemasaran Berkeliling Koling dan Darling Merapi merupakan konsep pemasaran kopi secara berkeliling. Koling Merapi menggunakan kendaraan roda tiga, sedangkan Darling Merapi berupa gerobak motor roda dua yang dilengkapi dengan peralatan pembuatan kopi. Keduanya akan ditempatkan di berbagai lokasi keramaian dan destinasi wisata di Kabupaten Sleman, khususnya kawasan wisata Merapi.

Tujuan Program

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman, Liem Astuti menerangkan program tersebut ditujukan untuk memperkuat pemasaran kopi lokal Merapi, khususnya Kopi Nirmalagiri, sekaligus memperluas akses pasar bagi kelompok tani dan koperasi di kawasan Merapi.

Rincian Bantuan Sarana Usaha

Total nilai bantuan sarana usaha yang diserahkan mencapai Rp599.760.000. Bantuan tersebut terdiri atas empat unit Koling Merapi senilai Rp90 juta per unit yang bersumber dari CSR Bank Indonesia, serta enam unit Darling Merapi senilai Rp39,96 juta per unit yang bersumber dari Dana Keistimewaan. Sarana tersebut disalurkan kepada kelompok tani dan koperasi untuk dimanfaatkan sebagai sarana usaha sekaligus saluran pemasaran kopi lokal Merapi.

Pernyataan Wakil Bupati Sleman

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Danang Maharsa menjelaskan peluncuran ini bagian dari rangkaian pengembangan kopi lokal Kabupaten Sleman. Ia menyebut, Nirmalagiri hadir menjadi identitas yang mencerminkan kemampuan masyarakat Lereng Merapi dalam membangun citra Kopi Merapi sebagai komoditas unggulan yang berkelanjutan.

“Kami ingin menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan yang tidak hanya mengangkat ekonomi warga, tetapi juga memperkuat identitas daerah. Koling Merapi dan Darling Merapi adalah upaya kami untuk mendekatkan Kopi Merapi kepada konsumen, khususnya masyarakat dan wisatawan di kawasan Merapi,” ujarnya.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Berapa banyak invoice manual yang Anda cetak per bulan?

Dukungan Bank Indonesia

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Darmadi Sudibyo, menerangkan, kehadiran bantuan kendaraan ini menjadi bukti Kopi Nirmalagiri memiliki kemampuan dan kemauan untuk beradaptasi dan berkembang. Sudibyo berharap langkah ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas bagi Kopi Nirmalagiri.

“Kami berharap tidak hanya berkembang dari segi usaha, tapi juga menjadi inspirasi bahwa dari lereng pegunungan lahir produk yang mampu mengharumkan DIY, bahkan Indonesia,” paparnya.

Harapan Pemerintah DIY

Dukungan terhadap program tersebut diberikan Pemerintah Daerah DIY melalui Dana Keistimewaan serta Bank Indonesia DIY melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Staf Ahli Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Noviar Rahmad menuturkan pengembangan pemasaran Kopi Nirmalagiri melalui Darling dan Koling diharapkan tak hanya memperkenalkan rasa kepada konsumennya, tetapi menjadi media untuk memperkenalkan cerita dari mana kopi itu berasal.

“Yang bergerak bukan hanya kendaraannya, tetapi juga cerita dari para petani yang menanamnya,” sebut Noviar.

Melalui program tersebut, pengembangan kopi lokal Merapi diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga berlanjut pada penguatan pemasaran dan pengembangan usaha kelompok tani secara berkelanjutan.

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Wakil Bupati Sleman Luncurkan Kopi Keliling Merapi untuk Wisatawan ?

Wakil Bupati Sleman meluncurkan Koling Merapi dan Darling Merapi di Museum Gunung Merapi untuk memperkuat pemasaran kopi lokal Nirmalagiri kepada wisatawan.

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

IKLAN — Dari Ekosistem Bernas

Konsultasi Bisnis & Strategi — Gratis

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id. Tayang di halaman nasional, dengan tautan yang bisa dibuka siapa pun.

Terbitkan di BERNAS.id

“Wakil Bupati Sleman Luncurkan Kopi Keliling Merapi untuk Wisatawan ”

P
Paulus Yesaya Jati
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem