Viral! Bocah Wakai Terancam Putus Sekolah, Usai Ayahnya Lumpuh

TOJO UNAUNA, BERNAS.ID— Tangisan Galang Rawadhan (12), bocah asal Pulau Wakai, Kecamatan Unauna, Kabupaten Tojo Unauna, mengguncang publik usai videonya viral di media sosial.
Dalam video itu, Galang menangis sambil mengenakan seragam sekolah—bukan karena tak mau belajar, tapi karena takut tak bisa lagi bersekolah.
Penyebabnya menyayat hati, ayahnya lumpuh dan tak mampu lagi mencari nafkah.
Keluarga Galang hidup dalam keterbatasan, dan biaya sekolah menjadi beban berat yang nyaris tak terjangkau.
Kisah ini menjadi potret nyata krisis akses pendidikan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), yang kerap luput dari perhatian meski Indonesia menjamin hak belajar setiap anak.
Kapolres Tojo Unauna, AKBP Ridwan Jason Maruli Hutagaol, yang mengetahui video tersebut, langsung memerintahkan Kapolsek Unauna AKP Mustarim Abbas untuk turun tangan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi Kreatif“Ini bukan soal belas kasihan, ini soal keadilan.
Anak-anak seperti Galang tak boleh dibiarkan tertinggal karena sistem yang belum sepenuhnya hadir,” ujar Kapolres Ridwan, Jumat (13/6/2025).
Kapolsek kemudian mendatangi langsung Galang dan keluarganya, membawa bantuan perlengkapan sekolah dan kebutuhan pokok.
Namun bantuan itu hanya awal.
Kapolres menegaskan bahwa kepolisian akan terus memantau dan membantu keberlanjutan pendidikan Galang.
“Kami pastikan, Galang tidak akan putus sekolah.
Kami akan kawal,” tegas AKP Mustarim Abbas.
Kasus ini membuka mata: kemiskinan struktural masih menjadi penghalang serius terhadap pemerataan pendidikan.
Galang adalah satu dari banyak anak Indonesia yang terancam kehilangan masa depan bukan karena malas, tetapi karena tak mampu.
Kapolres pun menyerukan kolaborasi semua pihak—pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk mendeteksi dan mendampingi anak-anak rentan di seluruh penjuru negeri.
“Jangan tunggu video viral baru kita bertindak.
Pendidikan adalah hak, bukan hadiah,” pungkasnya.
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Sulteng Fokus Perbaiki 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kasus Perceraian di Kapanewon Depok Tertinggi di Kabupaten Sleman
DPUPKP Sleman Fokus Pelihara Jalan Demi Mobilitas Masyarakat
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
Strategi Transformasi Talenta Jakarta Menembus Pasar Kerja Global 2024
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda