Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

UMKM Tempe Salam Naik Kelas, Polije Serahkan Mesin Pengupas Kedelai Otomatis

Oleh: Sigit Priyono•23 September 2026
UMKM Tempe Salam Naik Kelas, Polije Serahkan Mesin Pengupas Kedelai Otomatis
Foto: Sigit Priyono
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Polije menyerahkan mesin pengupas kulit ari dan pemecah kedelai otomatis kepada UMKM Tempe Salam di Desa Sukowiryo, Jember, untuk meningkatkan efisiensi produksi."
Implementasi dan penyerahan mesin pengupas kulit ari dan pemecah kedelai kepada mitra "Tempe Salam" (foto: Sigit Priyono/Bernas.id)

🗓️ Dipublikasikan pada 23 September 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita bisnis terbaru →

Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penerapan teknologi tepat guna bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Jember. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 2026 skema UMKM Binaan, tim dosen Polije resmi menyerahkan mesin pengupas kulit ari dan pemecah kedelai otomatis pada UMKM "Tempe Salam" di Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jumat (18/9/2026).

Permasalahan yang Dihadapi UMKM Tempe Salam

Program ini bermula dari persoalan yang selama ini dihadapi UMKM "Tempe Salam", yaitu proses produksi yang masih mengandalkan cara manual, khususnya pada tahap pengupasan kulit ari dan pemecahan biji kedelai. Cara manual tersebut memakan waktu dan tenaga cukup besar, serta rawan menghasilkan hasil olahan yang tidak seragam. Kondisi ini menjadi salah satu penghambat utama bagi mitra untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga konsistensi bahan baku tempe.

Spesifikasi Mesin Pengupas dan Pemecah Kedelai

Menjawab persoalan tersebut, tim PkM Polije, yang beranggotakan dosen lintas bidang keahlian, merancang sebuah mesin yang memadukan fungsi pengupasan kulit ari dan pemecahan kedelai dalam satu rangkaian proses. Mesin dibuat dari material stainless steel dengan rangka kokoh dan digerakkan motor berdaya 180 watt, 12 volt. Kapasitas penampungannya berkisar 60–120 kilogram, dengan target pengolahan awal mencapai sekitar 100 kilogram kedelai per jam.

Proses Pengujian dan Penyempurnaan Mesin

Sebelum diserahterimakan kepada mitra, mesin ini melewati serangkaian uji coba dan penyempurnaan. Pada pengujian tahap awal, tim masih menemukan sejumlah keping kedelai yang hancur, sehingga dilakukan perbaikan di Laboratorium Logam Jurusan Teknologi Pertanian Polije. Setelah proses penyempurnaan, pengaturan lubang penggilingan menjadi lebih mudah disesuaikan dengan ukuran kedelai. Hasil uji coba tahap kedua menunjukkan kulit ari dapat terpisah dengan baik dan biji kedelai terbelah menjadi dua keping tanpa kerusakan berarti.

Kegiatan Penyerahan dan Pendampingan

Kegiatan implementasi pada 18 September 2026 turut diisi dengan pengenalan mesin, sosialisasi penerapan teknologi tepat guna, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, serta penyerahan buku petunjuk atau Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan alat. Selain pendampingan teknis, mitra usaha, Badrus Salam, juga memperoleh pendampingan penguatan identitas produk melalui branding “Tempe Salam” dengan tagline “Tempe Berkualitas, Rasa Istimewa”.

Potensi Pengembangan Produk Baru

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Berapa banyak invoice manual yang Anda cetak per bulan?

Lebih jauh, penggunaan kedelai pecah hasil olahan mesin ini turut dipertimbangkan untuk membuka peluang pengembangan varian produk baru. Kedelai pecah dinilai menghasilkan tempe yang lebih mudah diiris tipis sehingga berpotensi mendukung pengembangan produk keripik tempe. Dengan demikian, teknologi yang diperkenalkan tidak hanya berorientasi pada efisiensi proses produksi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung diversifikasi produk dan perluasan pasar UMKM.

Manfaat dan Harapan ke Depan

Kehadiran mesin ini diharapkan dapat meringankan beban kerja dalam pengolahan kedelai, mempercepat proses produksi, serta menghasilkan bahan baku yang lebih seragam dan higienis. Peningkatan kapasitas dan konsistensi produksi tersebut selanjutnya diharapkan membuka ruang bagi UMKM "Tempe Salam" untuk memenuhi permintaan pasar dalam jumlah lebih besar sekaligus meningkatkan daya saing usahanya.

Pendekatan Partisipatif dan Rencana Keberlanjutan

Program PkM Polije ini dijalankan dengan pendekatan partisipatif, mulai dari survei dan identifikasi permasalahan mitra, penyusunan solusi, perancangan dan pembuatan mesin, modifikasi dan pengujian, penyusunan SOP, hingga pelatihan dan pendampingan. Pendekatan ini menempatkan mitra sebagai bagian aktif dalam proses penerapan teknologi agar keberlanjutan penggunaan dan perawatan mesin dapat terjaga.

Program tidak berhenti pada penyerahan mesin. Tim Polije dijadwalkan melakukan monitoring dan evaluasi lanjutan pada 30 September 2026. Tahap keberlanjutan ini akan difokuskan pada pengembangan kemasan produk "Tempe Salam", penggunaan electric sealer untuk penutupan kemasan, serta edukasi dan pelatihan pemasaran digital, guna memperkuat aspek produksi sekaligus pemasaran produk secara bersamaan.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari UMKM Tempe Salam Naik Kelas, Polije Serahkan Mesin Pengupas Kedelai Otomatis ?

Polije menyerahkan mesin pengupas kulit ari dan pemecah kedelai otomatis kepada UMKM Tempe Salam di Desa Sukowiryo, Jember, untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

IKLAN — Dari Ekosistem Bernas

Konsultasi Bisnis & Strategi — Gratis

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id. Tayang di halaman nasional, dengan tautan yang bisa dibuka siapa pun.

Terbitkan di BERNAS.id

“UMKM Tempe Salam Naik Kelas, Polije Serahkan Mesin Pengupas Kedelai Otomatis ”

S
Sigit Priyono
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem