Tingkatan Bahasa Jepang Wajib Kamu Ketahui!

BERNAS – Bahasa Jepang memang menarik untuk dipelajari, tetapi tahukah kamu kalau ada tingkatan bahasa Jepang yang wajib kamu ketahui?
Tanpa memahami level-level ini, kamu bisa salah dalam penggunaannya, apalagi saat berbicara dengan orang Jepang yang sangat menjunjung tinggi sopan santun.
Jika kamu sedang tertarik belajar bahasa Jepang secara serius, pemahaman tentang tingkatan bahasa Jepang sangatlah penting.
Ini akan jadi fondasi utama agar kamu bisa berkomunikasi dengan baik, sesuai situasi dan lawan bicara.
Apa Itu Tingkatan Bahasa Jepang?
Sebelum masuk ke detail, penting buat kamu tahu bahwa tingkatan bahasa Jepang tidak hanya sekadar soal kosakata.
Tapi juga menyangkut cara berbicara, tata krama, hingga struktur kalimat.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Ada perbedaan mencolok saat kamu berbicara dengan teman sebaya dibandingkan saat bicara dengan atasan atau orang yang dihormati.
Nah, di bawah ini kamu bakal kenal lebih dekat dengan berbagai tingkatan bahasa Jepang yang umum digunakan, mulai dari yang paling dasar sampai tingkat formal:
1.
Bahasa Jepang Kasual (Futsū-kei)
Ini adalah level bahasa Jepang yang paling umum dan sering kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari.
Bahasa Jepang kasual digunakan saat kamu ngobrol santai dengan teman dekat, keluarga, atau orang yang sudah akrab.
Struktur kalimatnya cenderung sederhana, tidak terlalu kaku, dan biasanya menghilangkan kata sapaan formal.
Contohnya:
-
“Doko iku no?” (Mau ke mana?)
-
“Oishii!” (Enak!)
Meskipun terdengar simpel, kamu tetap harus tahu batasan pemakaiannya.
Jangan sampai kamu memakai gaya bicara ini ke dosen atau bos kerja, ya!
2.
Bahasa Jepang Polite (Teinei-go
)
Setingkat lebih formal dibanding kasual, bahasa Jepang polite atau teinei-go adalah bahasa standar yang kamu gunakan dalam situasi resmi, seperti saat berbicara dengan orang yang belum terlalu dikenal.
Biasanya, bentuk kalimatnya diakhiri dengan “-masu” atau “-desu”.
Contohnya:
-
“Doko e ikimasu ka?” (Mau ke mana?)
-
“Oishii desu.” (Rasanya enak.)
Kalau kamu sedang belajar bahasa Jepang dari buku atau aplikasi, kemungkinan besar ini adalah bentuk kalimat yang pertama kali kamu pelajari.
Aman digunakan dalam situasi apapun.
3.
Bahasa Jepang Hormat (Keigo)
Nah, sekarang kita masuk ke level paling rumit dalam tingkatan bahasa Jepang: keigo.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifBahasa ini wajib kamu kuasai jika ingin bekerja di perusahaan Jepang atau saat bertemu orang yang jauh lebih tua atau dihormati.
Baca Juga: Biaya Jalan-Jalan ke Jepang Sesuai Budget Mahasiswa!
Keigo dibagi lagi menjadi tiga jenis, masing-masing punya fungsi berbeda:
3.1 Sonkeigo (Bahasa Hormat)
Sonkeigo digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, terutama saat membicarakan tindakan atau aktivitas orang tersebut.
Contohnya:
-
“Irarashaimasu” sebagai bentuk hormat dari “imasu” (ada).
-
“Nasaimasu” sebagai bentuk hormat dari “shimasu” (melakukan).
Gunakan ini saat kamu sedang berbicara dengan atasan, pelanggan, atau profesor, ya!
3.2 Kenjougo (Bahasa Merendahkan Diri)
Kebalikan dari sonkeigo, kenjougo digunakan untuk merendahkan diri saat kamu berbicara tentang dirimu sendiri kepada orang yang dihormati.
Ini bukan soal merendahkan harga diri, melainkan bentuk sopan santun.
Contohnya:
-
“Itashimasu” sebagai bentuk merendah dari “shimasu”.
-
“Moushimasu” sebagai bentuk merendah dari “iimasu” (mengatakan).
Jenis ini sering kamu temui di dunia kerja, terutama saat menyapa klien.
3.3 Teichougo (Bahasa Sopan Tinggi)
Teichougo mirip seperti teinei-go, namun lebih halus dan sopan.
Biasanya digunakan dalam layanan pelanggan atau komunikasi bisnis.
Contohnya:
-
“Gozaimasu” sebagai bentuk lebih sopan dari “arimasu”.
-
“Itadakimasu” untuk menerima makanan dengan sopan.
Menguasai keigo adalah tantangan tersendiri, tapi penting banget kalau kamu serius berkarier di bidang yang melibatkan budaya Jepang.
Cara Efektif Belajar Tingkatan Bahasa Jepang
Sudah tahu teori saja belum cukup, kamu juga perlu strategi belajar yang pas biar tidak gampang lupa.
Apalagi mengingat tingkatan bahasa Jepang punya aturan yang cukup kompleks.
1.
Gunakan Sumber Belajar Terpercaya
Mulailah dengan buku, video, atau aplikasi belajar bahasa Jepang yang membahas tingkatan secara bertahap.
Pilih yang menyajikan dialog dalam berbagai situasi agar kamu paham perbedaan konteks pemakaian.
2.
Praktekkan Setiap Hari
Latihan setiap hari bisa membantu kamu membedakan gaya bahasa kasual dan formal.
Kamu bisa tulis jurnal harian dengan gaya kasual dan buat surat resmi menggunakan bentuk keigo.
3.
Tonton Film dan Anime dengan Subjudul
Cara menyenangkan tapi efektif!
Film Jepang biasanya memperlihatkan semua tingkatan bahasa Jepang secara alami.
Dari sini kamu bisa mengamati kapan mereka pakai bahasa kasual, kapan pakai keigo.
4.
Ikuti Kursus atau Kuliah Bahasa Jepang
Kalau kamu serius ingin menguasai semua tingkatan bahasa Jepang, ikut kuliah bahasa Jepang adalah pilihan tepat.
Di sana kamu akan dibimbing langsung oleh pengajar ahli dan bisa latihan langsung dengan teman.
Kamu bisa mulai langkah serius kamu di dunia bahasa Jepang dengan bergabung di Universitas Mahakarya Asia.
Yuk, daftar sekarang juga sebagai mahasiswa baru lewat PMB UNMAHA atau hubungi admin melalui WhatsApp.
Memahami tingkatan bahasa Jepang wajib kamu kuasai jika ingin mahir berkomunikasi dalam berbagai situasi.
Mulai dari kasual hingga keigo, semuanya punya tempat dan aturan masing-masing yang tidak bisa sembarangan digunakan.
Jangan tunggu lama, masa depan kamu bisa dimulai dari sini!***
Editor: Tiyo Andusti
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
S1/D3 Tanpa Uang Kuliah — Bayar Hanya Setelah Dapat Kerja
UNMAHA Income Sharing Agreement: kuliah penuh, bayar 15% gaji 12 bulan setelah lulus. Kampus #1 pencetak entrepreneur di Yogyakarta.
Daftar Sekarang →
Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Optimisme ADI: Gaji Dosen Berpotensi Minimal 2 Kali UMP (Akurat 2026)
Optimisme ADI: Gaji Dosen Berpotensi Minimal 2 Kali UMP (Akurat 2026)
BERNAS 100: Unilever Indonesia Kunci Posisi #1 dengan Portofolio Omnichannel Terdepan
Grok 4.5 Dirilis xAI: Reasoning Real-Time 1 Juta Token, Langsung Tantang GPT-5.4 & Claude Opus 4.7
BCA Dominasi Pilar Perbankan BERNAS 100: CASA Ratio Tembus Rekor, Laba Bersih Tumbuh 11%
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di pendidikan
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda