Situs Liyangan Jadi Bukti Ketahanan Bencana Masyarakat Jawa Kuno

TEMANGGUNG, BERNAS.ID – Kawasan Situs Liyangan di Temanggung Jawa Tengah menjadi bukti ketahanan masyarakat di kawasan tersebut dalam menghadapi bencana.
Dari peninggalan yang ada, dapat disimpulkan bahwa masyarakat di era Kerajaan Medang atau Mataram Kuno itu siap siaga dalam menghadapi paling tidak empat kali erupsi awan panas dari gunung berapi.
“Meskipun letusan Gunung Sindoro sangat dahsyat, tetapi masyarakat Liyangan kuno dapat menyingkir sebelum kejadian sehingga mereka selamat,” ujar Sugeng Riyanto, peneliti dari Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah BRIN dalam webinar “Dinamika Peradaban dan Bencana Pada Masa Klasik di Situs Liyangan”, Senin (27/10/2025).
Sugeng menjelaskan, yang selamat tidak hanya manusia, tapi juga hewan ternak dan benda berharga lainnya.
Ini karena tidak ditemukan fosil manusia atau hewan di kawasan Liyangan yang tertimbun material erupsi gunung, sejak digali di tahun 2008.
“Situs cagar budaya Liyangan memiliki berbagai nilai penting, peran sejarah, kekhasan dan kelangkaan data, serta nilai estetika yang mengandung daya untuk memberi pengaruh terhadap peningkatan kualitas berbagai sumberdaya di sekitarnya dalam kesatuan landskap budaya untuk dikelola,” ujar dia.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca juga: Ditemukan Talut Kuno di Situs Liyangan oleh Tim Ekskavasi
Ia menambahkan, material erupsi Sindoro telah menyegel peradaban Liyangan kuno yang sekarang coba digali kembali.
Tapi masyarakat sekitar memiliki berbagai tradisi adat seperti merti desa yang bertujuan untuk melestarikan alam sekitar.
“Masyarakat menganggap situs Liyangan sebagai bagian dari ekosistem mereka,” ungkapnya.
Sugeng menjelaskan pula, posisi Situs Liyangan ini strategis, berada di jalur pariwisata nasional Borobudur – Dieng.
Karena itu Liyangan memiliki potensi untuk dikelola sebagai kawasan pariwisata warisan budaya nasional melalui pengembangan riset yang sesuai.
“Masih banyak data penting perlu diungkap, yang diperkirakan telah ada sejak pra-Hindu dan masa Mataram Kuno abad 8 sampai 10,” paparnya.
(den)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Kuota Haji Sulteng Turun 240 Orang Tahun Ini
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Terima Kunker Komisi VIII DPR RI
Sumur Bor Rusak, Irigasi di Kalasan Terganggu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Optimisme ADI: Gaji Dosen Berpotensi Minimal 2 Kali UMP
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda