Sambang IKM, Komitmen Dekranasda Sleman Menjaga Ekosistem IKM Tetap Mengeliat

SLEMAN, BERNAS.ID- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten menggelar kegiatan sambang Industri Kecil Menengah (IKM) di Balecatur dan Mlangi, Kecamatan Gamping, Senin (22/12).
Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, kendala, dan tantangan yang dihadapi para pelaku usaha.
Ketua Dekranasda Sleman, Hj.
Parmilah, S.E., mengatakan melalui sambang IKM pemerintah daerah dapat memberikan dukungannya untuk turut mengatasi berbagai tantangan melalui kerjasama dengan Disperindag Sleman.
Selain itu mencari solusi dan langkah-langkah strategis guna meningkatkan daya tarik produk yang dihasilkan.
“Saya mengapresiasi Industri Kecil Menengah di wilayah Gamping, bahkan produknya ada yang tembus pasar nasional dan internasional seperti produk limbah kayu untuk dekorasi rumah buatan DariKayu,” katanya.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca Juga Telusuri Kekayaan Historis Dan Budaya Kepulauan Selayar, Muhibah Budaya Jalur Rempah Digelar
Ia juga menyebut tak kalah menarik hasil berbagai produk konveksi dari Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman.
Produk-produknya berupa pakaian jadi pun sudah banyak diserap di berbagai pasar tradisional seperti Pasar Bringharjo atau pusat oleh-oleh di Teras Malioboro.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Dari berbagai tantangan yang ada, terdapat satu kendala yang sama saat ini, yaitu keterbatasan modal dan pemasaran.
Untuk itu, Desperindag Sleman bersama Dekranasda akan mengambil langkah terpadu untuk melakukan pendampingan untuk memberikan solusi.
Misalnya, penguatan pemasaran digital untuk produk-produk konveksi di Mlangi Nogotirto Gamping.
“Di Pemkab Sleman, kami memiliki penguatan dana modal yang bergulir sebesar 100 juta rupiah.
Penguatan dana ini berdasarkan hasil rekomendasi Desperindag sebagai upaya peningkatan dan penguatan perekonomian IKM Sleman agar memiliki daya saing,” ucap Parmilah.
Diketahui, di pusat konveksi Mlangi terdapat 100 unit usaha konveksi rumahan yang mampu menyerap 500 tenaga kerja.
Penyerapan tenaga kerja lokal ini terutama dari kalangan perempuan sehingga meningkatkan pendapatan keluarga.
Namun, modal terbatas seringkali berdampak pada produksi saat krisis bergantung pada pihak lain apalagi pemasarannya sangat terbatas terutama digital.
Sedangkan, Catur pemilik usaha limbah kayu DariKayu pada masa pasca Covid-19 pernah 14 bulan tidak ada order dan income.
Namun, tetap produksi agar karyawan tetap bekerja.
Ia pun mencoba untuk menyasar pasar lokal melalui media sosial dengan follower 80 ribu lebih.
Butuh waktu sekitar 1,5 tahun untuk bisa menghasilkan income meski dari awal banyak konsumennya yang hanya bertanya-tanya pada awalnya.
“Intinya saya hanya memerintahkan untuk mengunggah foto dan video saat produksi ke media sosial secara terus-menerus,” ujarnya Catur.
Mulai sejak itu, hasil penjualan secara online dapat menutup operasional mingguan dan bulanan.
“Kekuatan kami, hanya keyakinan dengan prinsip jual barang dengan menjaga kualitasnya,” tutupnya. (jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Sulteng Fokus Perbaiki 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kasus Perceraian di Kapanewon Depok Tertinggi di Kabupaten Sleman
DPUPKP Sleman Fokus Pelihara Jalan Demi Mobilitas Masyarakat
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
Strategi Transformasi Talenta Jakarta Menembus Pasar Kerja Global 2024
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda