PTSL Jember 2024 Turun, Bupati Hendy Dorong Camat dan Kades Penuhi Target Agar Dapat Tambahan Alokasi

JEMBER, BERNAS.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto mendorong camat dan kadesnya agar membantu menyelesaikan program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) dari BPN sesuai target.
Jika dalam Bulan Juni tahun ini selesai, PTSL Jember 2024 dapat menambah alokasi.
Kepala Kantor (Kakan) BPN Jember Akhyar Tarfi dalam sambutan saat sosialisasi PTSL 2024 di Aula PB Sudirman, Selasa (22/1/2024) menyebutkan jumlah alokasi bidang tanah dari Kementrian ATR/BPN.
“Kita mendapatkan alokasi 35.000 bidang tanah sampai bulan enam,” ucap Tarfi, sapaan Kakan BPN Jember.
Sedangkan pada tahun 2023 Jember mendapat alokasi 70.000 lebih bidang tanah, dan itu sudah terselesaikan secara tuntas.
Sebagian besar sertifikat dari program PTSL itu sudah diserahkan kepada pemegang hak.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca Juga : BPN Jember Capai Target 100 Persen Program PTSL Tahun 2023
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045“Kita bisa menambah seratus ribu lebih, menambah sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan kita,” tegas Tarfi.
BPN Jember menunjuk 59 desa di 23 kecamatan untuk program PTSL Jember 2024.
“Kami mohon kerjasamanya pak camat, pak kades untuk bisa menyukseskan program ini,” imbuh Tarfi.
Kakan BPN Jember berharap dukungan dari para camat, kepala desa dan kepala OPD Pemkab Jember yang terkait agar target PTSL Jember 2024 terlampaui.
Untuk lebih memantapkan mereka, Kakan BPN Jember mengundang Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres dan Komandan Kodim 0824/Jember.
Masukan, pandangan serta implikasi hukum dari penyimpangan prosedur administrasi PTSL wajib diketahui camat dan kades.
Di tempat sama Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, kepada awak media, bahwa Jember akan mampu menuntaskan target 35.000 sertifikat tanah.
“Ada teman-teman camat, kades, ada pak kapolres, ada kejaksaan, ada pak ketua pn, pak dandim, supaya tidak ada keragu-raguan lagi.
Supaya apa. supaya cepat selesai,” kata bupati yang paling banyak dibicarakan wong Jawa Timur itu.
Menurut Hendy Siswanto, program PTSL ini murah sekali.
Warga hanya menyiapkan biaya persiapan, sesuai musyawarah desa, untuk patok tanah dan meterai, Besarannya rata-rata Rp150.000.
“Dan itu di perdes-kan,” pungkas Hendy Siswanto.
(sgt)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di jawa timur
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda