Promo Murah Ojol Mulai Dipertanyakan, JogjaKita Ikut Arus, atau Pilih Jalan Sendiri?

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Promo besar-besaran layanan ojek online yang selama ini dianggap menguntungkan konsumen, kini mulai menuai tanda tanya.
Di balik harga murah yang dinikmati pengguna, muncul keresahan di tingkat mitra usaha kuliner dan driver yang berada langsung di lapangan.
Sejumlah pelaku usaha kuliner mengaku berada dalam kondisi serba terbatas.
Skema potongan promo dan biaya layanan yang diterapkan membuat margin keuntungan semakin menipis.
Baca Juga : KSPSI Dorong Status Driver Ojol Menjadi Pekerja
Di sisi lain, driver juga terdampak oleh sistem yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada keberlanjutan penghasilan harian.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Kondisi tersebut memunculkan perhatian publik terhadap keberlanjutan sistem layanan pesan-antar makanan.
Pasalnya, jika promo terus dijalankan tanpa perhitungan yang sehat, tekanan jangka panjang berpotensi dirasakan oleh mitra usaha dan driver, dua pihak utama yang menopang ekosistem layanan tersebut.
Di tengah situasi ini, Head Marketing JogjaKita, Rendi Setiawan dalam siaran pers yang dikirimkan menyebut JogjaKita menerapkan pendekatan berbeda dalam skema promonya.
Baca Juga : Komitmen Damai Ojol DIY, Jaga Keistimewaan dan Kondusivitas Jogja di Tengah Aksi Nasional
“Seluruh program promo ditanggung oleh pihak aplikasi, sehingga pendapatan mitra usaha kuliner maupun driver tidak mengalami pemotongan atau pengurangan,” ungkapnya, Rabu (7/1/2026).
Pendekatan ini diambil, sambung Rendi sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem layanan pesan-antar agar tetap berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.
“Di tengah maraknya perang promo, publik kini mulai menilai ulang, apakah layanan yang baik semata soal harga murah, atau juga tentang keadilan bagi mereka yang menjalankannya setiap hari di lapangan?,” pungkasnya.
(*/cdr)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda