Pramono: Ada Pihak yang Tak Setuju Modifikasi Cuaca, Seneng Jakarta Banjir

JAKARTA, BERNAS.ID – Sikap pro dan kontra muncul di masyarakat dalam menyikapi penanganan banjir yang dikerjakan Pemerintah DKI Jakarta.
Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pramono mengatakan, tidak semua pihak senang jika Jakarta berhasil mengurangi persoalan banjir.
Ada juga warga yang senang ketika Jakarta kebanjiran.
Ia pun mencontohkan salah satu kebijakan yang diambil Pemprov DKI mengenai pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Timbul kritikan dari kebijakan tersebut oleh sejumlah pihak.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca Juga : Modifikasi Cuaca Dinilai Buang-Buang Uang, Lukmanul Hakim Sebut Banjir Jakarta Akibat Tata Ruang Semrawut
“Saya bilang, apa yang saya lakukan tentunya ada yang senang, ada yang enggak senang.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolTermasuk modifikasi cuaca. Enggak semuanya orang itu senang bahwa Jakarta enggak banjir.
Itu juga ada yang pengen Jakarta banjir,” kata Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, kritikan tersebut merupakan hal wajar.
Namun, ia mengklaim, langkah tersebut diambil semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan publik luas, bukan demi kepentingan kelompok tertentu.
“Modifikasi cuaca yang kami jalankan dikritik, enggak apa-apa.
Tetapi kan yang saya lakukan ini adalah untuk kepentingan masyarakat, kepentingan publik,” ujarnya.
Baca Juga : Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil Kurangi Intensitas Hujan di Jakarta Hingga 64%
Politikus PDI Perjuangan ini menuturkan, tugas utama seorang pemimpin adalah menyelesaikan persoalan, bukan justru menambah masalah.
Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang solutif dan tidak terjebak pada konflik internal.
“Rasanya saya selama menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta, hampir satu tahun, bulan ini saya satu tahun, bulan depan saya satu tahun, rasanya saya enggak pernah marah,” klaimnya.
Dengan demikian, Pramono menyebut pendekatan yang ia gunakan dalam memimpin mengacu pada prinsip solutif dan strategis.
Prinsip itu, menurutnya, diterapkan dalam menyelesaikan berbagai persoalan lama di Jakarta yang belum tuntas pada periode sebelumnya.
“Maka kalau dilihat apa yang saya lakukan, semua kebijakan-kebijakan gubernur yang lama, Gubernur DKI Jakarta maksudnya, yang tidak selesai, bismillah saya selesaikan,” pungkasnya.
(DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Amankan Pangan, Dharma Jaya Datangkan 3.139 Sapi dari Australia
Andra Soni Nilai MRT Kembangan–Balaraja Penting untuk Urai Arus Pekerja Banten–Jakarta
Amankan Pangan, Dharma Jaya Datangkan 3.139 Sapi dari Australia
Andra Soni Nilai MRT Kembangan–Balaraja Penting untuk Urai Arus Pekerja Banten–Jakarta
Jakarta di Persimpangan Digital: Peluang Karir Global Menanti, Jika Akses Merata
Bandung Digital Leap: Membuka Gerbang Karir Global Lewat Teknologi Inovatif
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda