Penyaluran KUR di DIY Capai Rp862,56 Miliar hingga Akhir Februari 2026

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Negara terus berupaya mendukung ekonomi daerah dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah melalui APBN.
Salah satunya lewat pengembangan UMKM di DIY yang hadir dalam bentuk subsidi bunga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Juli Kestijanti mengatakan penyaluran KUR sampai dengan 28 Februari 2026 sebesar Rp862,56 miliar untuk 15.850 debitur.
Kabupaten Sleman mendominasi dalam penyaluran KUR DIY dengan total pembiayaan sebesar Rp277,02 miliar.
“Penyaluran terbesar di sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp314,42 miliar kepada 5.494 debitur,” ujar Juli Kestijanti melalui siaran pers Senin (30/3/2026).
Sementara itu, penyaluran pembiayaan UMi di DIY sampai akhir Februari 2026 mencapai Rp12,03 miliar untuk 2.264 debitur.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifPenyaluran UMi tertinggi terdapat di Kabupaten Bantul sebesar Rp4,01 miliar dengan 733 debitur.
Penyaluran UMi terbesar terdapat pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp11,49 miliar untuk 2.219 debitur.
Sementara itu, Permodalan Nasional Madani menjadi penyalur UMi tertinggi dengan capaian sebesar Rp10,44 miliar untuk 1.986 debitur.
Baca juga: Sebanyak 66 UMKM DIY Ikuti Kurasi dari BI
“Negara membuktikan keberpihakannya pada ekonomi daerah dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah melalui APBN.
Selain mendorong pertumbuhan lokal, langkah ini merupakan upaya strategis untuk menjaga ketahanan fiskal agar tetap tangguh di tengah gejolak ekonomi dunia yang belum menentu,” tuturnya.
Sebelumnya, perekonomian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada akhir Februari 2026 tetap menunjukkan kinerja kuat yang didukung oleh performa positif APBN.
Per 28 Februari 2026, serapan Belanja Negara di DIY tercatat tinggi yakni mencapai Rp2.824,07 miliar (14,60%) dari pagu anggaran.
Di sisi lain, Pendapatan Negara juga menunjukkan capaian positif sebesar Rp1.492,10 miliar atau sekitar 13,71% dari target yang ditetapkan.
Kinerja APBN di DIY tersebut antara lain diwujudkan melalui belanja tematik di DIY yang terdiri atas program Swasembada Pangan, Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan.
Pemerintah juga menyokong penguatan ekonomi di DIY melalui alokasi APBN yang mendukung Program Strategis Nasional. (den)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Tunjukkan Komitmen Hadirkan Hunian Berkualitas, Sarana Jaya Hadirkan Warna Fine Living
Tunjukkan Komitmen Hadirkan Hunian Berkualitas, Sarana Jaya Hadirkan Warna Fine Living
Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa
Menguak Potensi Digital Surabaya: Strategi Cerdas untuk Inklusi Warga
Strategi Transformasi Keamanan Data Jakarta: Lindungi Privasi di Era Digital
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di finance
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda