Pendekatan Humanis, 73 KK Penghuni TPU Kebon Nanas Direlokasi ke Rusun

JAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mulai merealisasikan relokasi warga yang bermukim di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara.
Dari total 103 kepala keluarga (KK) atau 393 jiwa yang didata, sebanyak 73 KK menyatakan bersedia direlokasi secara sukarela ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemprov DKI Jakarta.
Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Pangestu mengatakan, relokasi dilakukan bertahap.
Tahap pertama telah memindahkan 27 KK, disusul 46 KK pada tahap berikutnya, dengan mayoritas menempati Rusunawa Pulo Gebang.
“Hari ini 46 KK direlokasi, sebagian besar ke Rusunawa Pulo Gebang.
Sisanya akan menyusul secara bertahap,” ujar Bambang, Senin (12/1/2026).
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca Juga : Kementerian PUPR Siap Bantu Pemda Relokasi Warganya dari Kawasan Kumuh
Menurut Bambang, warga diberi kebebasan memilih lokasi rusun sesuai kebutuhan.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifSelain Pulo Gebang, warga juga direlokasi ke Rusun Jatinegara Kaum, Cipinang Muara, Cakung Barat (CBS), dan beberapa rusun lainnya.
Proses relokasi berlangsung kondusif tanpa penolakan berarti.
Hal ini, kata Bambang, karena Pemkot Jaktim mengedepankan pendekatan humanis dan sosial, bukan tindakan represif.
“Warga menyadari tinggal di area TPU tidak layak.
Karena itu pendekatannya kemanusiaan,” ujarnya.
Pemkot Jaktim juga memberikan sejumlah bantuan, antara lain bebas sewa rusun selama enam bulan, bahkan gratis selamanya bagi lansia, kartu transportasi gratis, fasilitasi pindah sekolah anak tanpa biaya, KJP, Kartu Jakarta Lansia, bantuan sembako, serta uang tunai Rp500 ribu per KK.
Baca Juga : Pasar Induk Kramat Jati Dipermak, Kepala Pasar: Kami Tawarkan Solusi, Bukan Penggusuran
Untuk memastikan kelancaran relokasi, Bambang mengaku berkantor langsung di Kelurahan Cipinang Besar Selatan sejak 9 Januari guna mempercepat koordinasi lintas instansi.
Monitoring juga dilakukan langsung oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Kota Jakarta Timur.
Sementara itu, terhadap 30 KK yang belum bersedia direlokasi, Pemkot Jaktim akan terus melakukan pendekatan persuasif.
Namun, jika upaya tersebut tidak membuahkan hasil, penertiban tetap akan dilakukan sesuai aturan.
“Kami tetap mengedepankan cara humanis.
Tapi jika semua upaya sudah dilakukan dan masih menolak, penertiban menjadi opsi terakhir,” tegas Bambang.
Seiring proses relokasi, Pemkot Jaktim mulai membongkar bangunan yang telah kosong untuk penataan kawasan TPU Kebon Nanas.
Penataan ditargetkan rampung akhir Januari, sehingga awal Februari kawasan sudah bersih dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. (DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda