Pembaharuan Data Rutin Dilakukan Pemkot Jogja Agar Bansos Tepat Sasaran

YOGYAKARTA, BERNAS.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan pembaharuan data tingkat kemiskinan warga secara berkala.
Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sosial (bansos) yang diberikan tepat sasaran.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menjelaskan, pihaknya melalui tim pendamping keluarga dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja melakukan pembaruan data kondisi perekonomian warga secara berkala.
Hal tersebut menurutnya untuk memastikan pemberian bansos tepat sasaran.
“Nanti data kemiskinan itu by name by address, sehingga betul-betul kita susun,” katanya Selasa (16/9/2025).
Data tersebut menurutnya tercantum pada Sistem Pendamping Keluarga (SIGA) yang dapat diakses Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung program pembangunan dan penurunan kemiskinan.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Dashboard Investasi Real-Time — Gratis untuk Member BERNAS
Pantau IHSG, Crypto, dan Forex dalam satu dashboard. Analisis AI eksklusif untuk pembaca BERNAS.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca juga: Bank Jakarta Salurkan Bansos PKD untuk 56.351 Penerima Baru di DKI Jakarta
Dia menuturkan saat ini telah ada 495 orang yang merupakan tim pendamping keluarga yang secara aktif melakukan pembaharuan data perekonomian warga secara berkala.
Mereka juga melakukan pendampingan terhadap warga penerima bansos.
Menurutnya pendataan yang dilakukan tim pendamping keluarga tersebut melahirkan data yang akurat lantaran tim tersebut yang mendampingi setiap keluarga selama ini.
Selain itu menurut Hasto, pihaknya juga menyusun data geospasial information system (GIS) yang berisi beberapa data antara lain terkait kemampuan sosial ekonomi warga Kota Jogja.
Dia menilai keakuratan data diperlukan untuk memastikan program penanganan kemiskinan dapat tepat sasaran.
Hasto menambahkan, seringkali data kemiskinan hanya berupa data makro, hal tersebut menurutnya menyakitkan Pemerintahan Daerah (Pemda) setempat untuk melakukan tindak lanjut dari data tersebut.
(den)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Wisata Kuliner Wingko Pasar Beringharjo Diburu Wisatawan, Dimasak Tradisional Pakai Arang
Oleh-oleh Bakpia Pathuk 25 Paling Diminati Wisatawan di Libur Akhir Pekan
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kepulan Asap Hitam Gegerkan Pengendara di Jalan Sudirman Jogja
PWI DIY dan UAD Perkuat Sinergi Penguatan Pers Pancasila
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Wisata Kuliner Wingko Pasar Beringharjo Diburu Wisatawan, Dimasak Tradisional Pakai Arang
Oleh-oleh Bakpia Pathuk 25 Paling Diminati Wisatawan di Libur Akhir Pekan
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Transformasi Digital Bandung: Strategi Emas Meraih Karir Remote Global 2024
Merajut Akses Digital Jakarta: Mengapa Ibu Kota Perlu Lompatan Inklusif?
Ancaman Polusi Udara dan Kesiapan Daerah Mengantisipasi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda