Pasca Pemilu, Bawaslu Sleman Terus Lakukan Pengawasan Partisipatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sleman (Bawaslu Sleman) mengajak elemen masyarakat dan media massa untuk memperkuat barisan pengawasan tahapan pemilu.
Sinergi ini sebagai bentuk pengawalan demokrasi secara berkelanjutan dan partisipatif.
Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pemilu Partisipatif, Bawaslu yang digelar di Bento Kopi Jamal, Sinduadi, Mlati berfungsi sebagai forum refleksi akhir tahun dan strategi pengawasan pada masa non-tahapan pemilu, Selasa (23/12/2025).
Baca Juga Kejari Sleman Tetapkan Mantan Bupati Sleman Sri Purnomo Sebagai Tersangka Dana Hibah
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Sleman, Raden Yuwan Sikra mengatakan sepanjang tahun 2025, pihaknya fokus pada penguatan hubungan antarlembaga.
“Kami meminta masukan dan evaluasi dari mitra strategis, termasuk media massa, untuk memperkuat partisipasi masyarakat pada masa pra-pemilu sebagai refleksi capaian program Bawaslu Sleman tahun 2025,” ujar Yuwan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifLanjut tambahnya, program pendidikan politik berjalan positif dengan indikator, keberlanjutan program Desa Anti Politik Uang bersama organisasi masyarakat dan mitra strategis lainnya.
Saat ini, Bawaslu Sleman tetap melakukan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Berdasarkan hasil uji petik di sejumlah kapanewon, masih ada celah data yang harus diperbaiki KPU.
“Kami masih menemukan data warga meninggal yang tercatat, warga menikah di bawah umur, purna TNI-Polri, hingga perpindahan domisili yang belum sepenuhnya akurat,” jelas Yuwan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan forum koordinasi ini sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.
Namun, ia memaklumi adanya persepsi masyarakat yang menganggap Bawaslu tidak ada pekerjaan saat tidak ada tahapan pemilu.
“Banyak masyarakat bertanya, setelah pemilu Bawaslu kerja apa?
Agenda hari ini adalah jawaban sekaligus bentuk pertanggungjawaban publik kami,” ucap Arjuna.
Untuk tantangan terbesar ke depan, Arjuna menyebut minimnya pemahaman masyarakat terhadap regulasi pemilu karena banyak warga yang terjebak pelanggaran pidana pemilu atau politik uang karena tidak mengetahui konsekuensi hukumnya.
“Banyak yang mengaku tidak tahu aturan.
Maka, pendidikan politik dan pengawasan partisipatif akan terus kami jalankan hingga Pemilu 2029 demi mewujudkan demokrasi yang berintegritas,” tutupnya. (jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Kuota Haji Sulteng Turun 240 Orang Tahun Ini
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Terima Kunker Komisi VIII DPR RI
Sumur Bor Rusak, Irigasi di Kalasan Terganggu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Optimisme ADI: Gaji Dosen Berpotensi Minimal 2 Kali UMP
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda