Panduan Membuat Rute Perjalanan di Google Maps

BERNAS – Google Maps merupakan aplikasi yang sangat membantu dalam merencanakan perjalanan, baik itu perjalanan sehari-hari, liburan, atau perjalanan bisnis.
Salah satu fitur terbaik yang ada di Google Maps adalah kemampuan untuk membuat rute perjalanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamu.
Dengan membuat rute perjalanan di Google Maps, kamu bisa memilih jalan tercepat, menghindari kemacetan, atau bahkan menemukan rute alternatif jika diperlukan.
Yuk, simak cara membuat rute perjalanan di Google Maps dengan mudah!
Bagi kamu yang sering bepergian, mengetahui cara membuat rute perjalanan yang tepat akan membuat perjalananmu lebih efisien dan hemat waktu.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang ada, kamu bisa merencanakan perjalanan dengan lebih matang, memastikan sampai tujuan dengan lancar.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk membuat rute perjalanan di Google Maps, agar kamu bisa menikmati perjalanan dengan tenang dan tidak terjebak kemacetan.
Membuat Rute Perjalanan di Google Maps
1.
Buka Aplikasi Google Maps
Langkah pertama dalam membuat rute perjalanan di Google Maps adalah dengan membuka aplikasi tersebut di smartphone atau tablet kamu.
Jika aplikasi Google Maps belum terpasang, kamu bisa mengunduhnya melalui Google Play Store atau Apple App Store.
Setelah terbuka, pastikan kamu memiliki koneksi internet yang stabil agar informasi yang muncul lebih akurat.
Setelah aplikasi terbuka, kamu akan langsung melihat peta dan kolom pencarian di bagian atas.
Di sinilah kamu akan mulai merencanakan perjalanan dengan memilih tujuan yang ingin dicapai.
Pastikan kamu sudah mengetahui alamat atau nama tempat tujuan untuk memudahkan pencarian.
2.
Masukkan Tujuan Perjalanan
Setelah membuka Google Maps, langkah selanjutnya adalah memasukkan alamat atau nama tujuan perjalanan kamu di kolom pencarian.
Misalnya, jika kamu ingin pergi ke kantor, cukup ketikkan nama kantor atau alamat lengkapnya.
Google Maps akan langsung menampilkan lokasi yang relevan, pilih yang sesuai dengan tujuanmu.
Jika kamu bepergian ke tempat yang belum terdaftar, kamu juga bisa menggunakan koordinat GPS untuk menemukan lokasi tersebut.
Setelah menemukan tempat yang diinginkan, klik pada lokasi tersebut untuk memulai pembuatan rute perjalanan.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi Kreatif3.
Pilih Rute yang Diinginkan
Setelah memilih tujuan, Google Maps akan memberikan beberapa pilihan rute yang bisa kamu pilih.
Di sini, kamu akan melihat beberapa jalur berbeda beserta estimasi waktu perjalanan untuk masing-masing rute.
Rute yang paling cepat akan ditampilkan di bagian atas, sedangkan rute alternatif lainnya bisa dilihat dengan menggeser layar ke bawah.
Warna hijau menunjukkan bahwa jalanan sedang lancar, kuning berarti ada sedikit kemacetan, dan merah menunjukkan jalan yang padat.
Pilih rute yang sesuai dengan kebutuhan kamu, apakah itu rute tercepat atau rute yang lebih sedikit kemacetan.
4.
Sesuaikan Rute dengan Pilihan Pengaturan
Google Maps memungkinkan kamu untuk menyesuaikan rute perjalanan berdasarkan kebutuhan tertentu.
Misalnya, jika kamu tidak ingin melewati jalan tol, kamu bisa menonaktifkan opsi “Jalan Tol” yang ada di pengaturan.
Untuk mengakses pengaturan ini, klik opsi menu yang ada di bagian kiri atas, kemudian pilih “Pengaturan Rute” dan pilih preferensimu.
Selain itu, kamu juga bisa memilih untuk menghindari jalan yang tertutup atau sedang dalam perbaikan, agar perjalanan lebih lancar tanpa hambatan.
Pengaturan ini sangat berguna bagi kamu yang sering bepergian melalui jalur tertentu yang kadang terkena gangguan.
5.
Gunakan Fitur “Add Stop” untuk Berhenti di Tempat Lain
Jika selama perjalanan kamu ingin berhenti di beberapa tempat, misalnya untuk makan atau mengisi bahan bakar, kamu bisa menambahkan beberapa pemberhentian di rute perjalanan kamu.
Caranya cukup mudah, setelah memilih rute, pilih opsi “Add Stop” dan masukkan alamat tempat yang ingin kamu tuju sementara.
Setelah itu, Google Maps akan secara otomatis mengatur ulang rute perjalanan, mengarahkan kamu ke setiap pemberhentian yang telah ditambahkan, dan akhirnya ke tujuan utama kamu.
Ini sangat berguna jika kamu merencanakan perjalanan jarak jauh dan ingin memanfaatkan waktu dengan berhenti di tempat-tempat tertentu.
6.
Cek Estimasi Waktu dan Jarak
Setelah memilih rute, pastikan untuk mengecek estimasi waktu dan jarak perjalanan.
Google Maps akan memberikan informasi yang jelas tentang waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan, tergantung pada kondisi lalu lintas saat itu.
Informasi ini dapat berubah jika ada kemacetan atau hambatan lainnya di jalan.
Kamu juga bisa memanfaatkan fitur “Waktu Tiba” untuk mengetahui perkiraan waktu kedatangan di tujuan berdasarkan kondisi lalu lintas saat itu.
Ini akan sangat membantu jika kamu memiliki jadwal yang ketat atau janji yang harus dipenuhi tepat waktu.
Baca Juga: Cara Menyimpan Lokasi Favorit di Google Maps
Membuat rute perjalanan di Google Maps sangat mudah dan bermanfaat, terutama jika kamu sering bepergian atau merencanakan perjalanan penting.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa memilih rute terbaik, menghindari kemacetan, dan merencanakan perjalanan dengan lebih efisien.
Selain itu, dengan adanya fitur seperti “Add Stop”, kamu bisa lebih fleksibel dalam perjalanan dan memanfaatkan waktu dengan lebih baik.
Jika kamu ingin lebih memahami cara mengoptimalkan penggunaan teknologi seperti Google Maps dalam kehidupan sehari-hari atau bisnis, kamu bisa mendapatkan bimbingan lebih lanjut dari PT Adolo Coaching Mentoring.
Kami siap membantu kamu agar perjalanan dan pekerjaan kamu menjadi lebih efisien.
Dengan membuat rute perjalanan yang tepat, kamu bisa menikmati perjalanan yang lebih lancar dan terencana.
Jadi, jangan ragu untuk memanfaatkan fitur-fitur keren di Google Maps untuk membuat perjalanan kamu lebih menyenangkan dan tanpa stres!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Transformasi Digital Jakarta: Strategi Jitu Taklukkan Pasar Kerja Global
10 Aplikasi untuk Audit Keamanan Siber Terbaik
Transformasi Digital Jakarta: Strategi Karir Remote dan Literasi Data Global
5 Nasehat Keamanan dari Google Bagi Smartphone Anda
Transformasi Digital Surabaya: Strategi Talenta Lokal Menembus Pasar Global
10 Manfaat AI dalam Digital Marketing
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di teknologi
Semantic Authority Linker
Transformasi Digital Jakarta: Strategi Jitu Taklukkan Pasar Kerja Global
10 Aplikasi untuk Audit Keamanan Siber Terbaik
Transformasi Digital Jakarta: Strategi Karir Remote dan Literasi Data Global
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda