PAM Jaya Pastikan Bangun Akses Air Perpipaan di Muara Angke

JAKARTA, BERNAS.ID – Warga RW 22 Kampung Nelayan Muara Angke selama bertahun-tahun kesulitan mendapatkan air bersih.
Mereka harus mengeluarkan hingga Rp1 juta per bulan untuk membeli air layak pakai karena air tanah di wilayah tersebut payau.
Akibatnya, warga bergantung pada air olahan sederhana dari RW atau membeli air dari pedagang keliling seharga Rp2.000–Rp3.000 per jeriken.
Beban biaya ini sangat memberatkan.
Setelah kondisi ini ramai dibicarakan publik, PAM Jaya turun langsung ke lapangan dan memastikan bahwa wilayah tersebut memang belum terhubung jaringan perpipaan.
Baca Juga : Tak Lagi Nikmati Air Asin, Warga Pesisir Jakut Dapat Pasokan Air Minum Perpipaan
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Menindaklanjuti temuan itu, PAM Jaya berkoordinasi dengan Kelurahan Pluit dan pengurus RW 22 untuk membangun jaringan air minum perpipaan yang akan tersambung langsung ke rumah warga.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Langkah ini menjadi upaya menghadirkan akses air yang lebih adil bagi seluruh warga Jakarta.
Respons warga cukup besar.
Hingga kini, 200 warga telah mendaftar sambungan baru dari total potensi sekitar 1.700 rumah.
Harapan warga pun meningkat bahwa biaya air mereka akan jauh lebih ringan setelah terhubung jaringan perpipaan.
Baca Juga : Komisi C DPRD DKI Desak Perkuat Keamanan Objek Vital Air Minum
“Kami hadir untuk memberikan solusi.
Warga Muara Angke berhak mendapatkan akses air minum perpipaan yang layak, stabil, dan terjangkau. Kami targetkan air dapat mengalir pada Triwulan II 2026.
Dengan jaringan perpipaan PAM Jaya, masyarakat tidak lagi terbebani biaya air yang tinggi dan bisa menikmati layanan yang aman dan berkualitas,” ujar Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, di Jakarta, Senin (17/11/2025).
Arief menegaskan bahwa pembangunan jaringan perpipaan ini dilakukan dengan dukungan warga dan pemerintah setempat.
Upaya ini bukan hanya merespons keluhan yang viral, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang PAM Jaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui akses air bersih yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, setiap keluhan masyarakat akan didengar, dan wilayah yang belum terlayani akan menjadi prioritas.
“Di Muara Angke, perjalanan menuju air bersih memang panjang.
Namun sekarang, harapan itu mulai mengalir.
PAM Jaya berkomitmen memastikan air bersih tidak lagi menjadi mimpi, tetapi kenyataan di setiap rumah warga,” pungkasnya. (DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda