Mukota Kadin Jakarta Utara Dinilai Sarat Rekayasa

JAKARTA, BERNAS.ID – Pelaksanaan Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Utara yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Rabu (17/12/2025), dinilai cacat dan tidak konstitusional.
Penilaian tersebut disampaikan oleh sekelompok massa pendukung bakal calon Ketua Kadin Jakarta Utara, Radian Azhar, yang secara sepihak didiskualifikasi.
Massa yang tergabung dalam Tim Monitoring itu bahkan menggeruduk arena Mukota sebagai bentuk protes.
Ketua Tim Sukses Radian Azhar, Reza Indra, menegaskan bahwa terpilihnya Arif Darmawanto Lim sebagai Ketua Kadin Jakarta Utara periode 2025–2030 tidak sah karena diduga kuat melalui proses yang direkayasa.
Baca Juga : HUT ke-57, Kadin DKI Jakarta Perkuat Dukungan pada Program Makan Gratis
Menurut Reza, pelaksanaan Mukota melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin serta mencederai prinsip demokrasi organisasi.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Ia menyebut diskualifikasi Radian Azhar sebagai bentuk pembunuhan demokrasi yang dilakukan secara sistematis dan terencana.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045“Diskualifikasi ini tidak berdasar dan merupakan pembunuhan demokrasi di tubuh organisasi,” ujar Reza.
Reza juga menduga adanya campur tangan Ketua Kadin DKI Jakarta dalam proses Mukota, sehingga hanya satu nama yang dimajukan, yakni Arif Darmawanto Lim, dan akhirnya terpilih secara aklamasi.
Para pendukung Radian Azhar menilai telah terjadi upaya penjegalannya, meski seluruh persyaratan administrasi dan keanggotaan disebut telah dipenuhi sesuai ketentuan.
Diskualifikasi dinilai dilakukan secara sepihak, tidak transparan, dan tidak adil.
Baca Juga : Radian Azhar: Dunia Usaha Harus Turun Tangan dalam Isu Bencana dan Kemanusiaan
Selain itu, penetapan Arif Darmawanto Lim sebagai calon tunggal Ketua Kadin Jakarta Utara juga dinilai tidak sah karena lahir dari proses verifikasi yang bermasalah dan bertentangan dengan prinsip demokrasi organisasi.
Massa aksi turut menuding adanya intervensi Ketua Kadin DKI Jakarta dalam penetapan calon tunggal tersebut.
Dugaan ini semakin menguatkan anggapan bahwa Mukota Kadin Jakarta Utara tidak berjalan secara independen dan objektif.
Dalam tuntutannya, massa mendesak agar Mukota Kadin Jakarta Utara dibatalkan, dilakukan peninjauan ulang terhadap proses verifikasi calon, serta memastikan seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai AD/ART dan prinsip demokrasi.
Aksi unjuk rasa sempat memanas ketika pendukung Radian Azhar tidak diizinkan masuk ke arena Mukota.
Adu argumen antara massa, panitia, dan pihak keamanan sempat terjadi, namun situasi akhirnya dapat dikendalikan.
Hingga berita ini diturunkan, Kadin DKI Jakarta maupun panitia Mukota belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pelanggaran dan rekayasa pencalonan tersebut.
(DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
BERNAS 100: Unilever Indonesia Kunci Posisi #1 dengan Portofolio Omnichannel Terdepan
Grok 4.5 Dirilis xAI: Reasoning Real-Time 1 Juta Token, Langsung Tantang GPT-5.4 & Claude Opus 4.7
BCA Dominasi Pilar Perbankan BERNAS 100: CASA Ratio Tembus Rekor, Laba Bersih Tumbuh 11%
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda