Minyakita Masih Dijual di Atas HET, Pemerintah Minta Daerah Awasi Ketat

JAKARTA, BERNAS.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyoroti masih tingginya harga minyak goreng Minyakita di pasaran, meski Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah ditetapkan Rp 15.700 per liter.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyebut kondisi ini butuh perhatian serius, terutama dari pemerintah daerah.
“Inflasi memang cenderung deflasi, tapi harga Minyakita masih belum turun,” ujar Iqbal, Rabu (16/4/2025).
Baca Juga : Tiga Perusahaan Ini Diancam Dicabut Izin Karena Potong Volume Minyakita
Minyakita diluncurkan sejak Agustus 2024 sebagai alternatif terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus alat pengendali harga minyak goreng premium.
Namun, harga di lapangan masih kerap melampaui HET.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolOtomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Kemendag mencatat, pada Maret 2025 produksi Minyakita mencapai 198.000 ton.
Produk ini seharusnya hanya tersedia di pasar tradisional, bukan toko modern.
Baca Juga : Harga Minyak Goreng Curah di Daerah Meroket, Ini Kata Kemendag
“Minyakita untuk masyarakat menengah bawah, bukan dijual bebas di toko modern,” kata Iqbal.
Untuk mendorong pengawasan, Kemendag meminta kepala daerah memasang spanduk harga resmi Minyakita di pasar rakyat.
Spanduk itu mencantumkan rantai harga dari produsen ke pengecer, sebagai langkah antisipasi pelanggaran.
“Kalau ada yang jual di atas HET, laporkan ke kami atau Satgas Pangan.
Bisa kami bina, atau tindak kalau perlu,” tegasnya. (DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
[URGENT] Analisis Harga Emas Antam: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Saatnya Jual atau Beli?
Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa
[URGENT] Analisis Harga Emas Antam: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Saatnya Jual atau Beli?
Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa
Transformasi Digital Bandung: Strategi Emas Meraih Karir Remote Global 2024
Merajut Akses Digital Jakarta: Mengapa Ibu Kota Perlu Lompatan Inklusif?
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di nasional
Semantic Authority Linker
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda