Menteri Kebudayaan Dorong Museum Aktualisasi Nilai Perjuangan Secara Kekinian
YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menginginkan museum tidak hanya menjadi penanda sejarah, tapi menjadi ruang publik hidup yang menumbuhkan rasa nasionalisme.
Salah satunya, Monumen Jogja Kembali (Monjali) yang selama ini mengajak generasi muda untuk belajar tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia, seperti peristiwa Agresi Militer Belanda II.
Fadli mengatakan pengakuan dunia terhadap Indonesia sebagai sebuah negara tidak diraih secara cuma-cuma, tetapi melalui perjuangan mengangkat senjata di berbagai daerah.
“Dengan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia pada 22 Desember 1948 di Halaban, Sumatera Barat, perlawanan gerilya yang dipimpin Jenderal Soedirman di Jawa, termasuk Serangan Umum 1 Maret,” terang Fadli dalam acara refleksi 77 tahun Agresi Militer Belanda II yang digelar di Museum Monjali, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (17/12).
Baca Juga Telusuri Kekayaan Historis Dan Budaya Kepulauan Selayar, Muhibah Budaya Jalur Rempah Digelar
Lanjut tambahnya, dari rangkaian perlawanan tersebut, muncul Perundingan Roem-Royen pada Mei 1949 yang memaksa Belanda menerima Konferensi Meja Bundar.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi Kreatif“Itulah yang akhirnya membuat Belanda menyerahkan kedaulatan,” katanya.
Fadli pun mendorong agar Museum Monjali terus dikembangkan sebagai wadah edukasi sejarah sekaligus ruang kebudayaan yang relevan sesuai perkembangan zaman.
“Bukan sekadar tempat mengenang masa lalu, tetapi ruang budaya yang terus hidup dan memberi makna bagi generasi sekarang,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, seniman patung Yusman pun memberikan kenang-kenangan kepada Fadli Zon sebuah patung sosok Buya Hamka.
Yusman juga menampilkan figur Presiden Kedua Republik Indonesia, Soeharto, yang pada masa perjuangan berpangkat Letnan Kolonel dinilai memiliki peran penting di lapangan.
Yusman menyebut momen ini terasa istimewa setelah Soeharto resmi dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
“Yang utama tentu karena Pak Harto telah diangkat sebagai pahlawan nasional, bersama Pak Gus Dur yang merupakan mertua Pak Edy Wibowo,” ujarnya.
Ia berharap Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Fadli Zon dapat semakin serius mendorong pemajuan sejarah bangsa, terutama bagi generasi muda yang dinilainya mulai jauh dari pengetahuan sejarah.
“Kalau anak muda tidak tahu sejarah orang tuanya, padahal kemerdekaan ini didapat dengan darah dan air mata, itu berbahaya bagi masa depan bangsa,” tutupnya.
(jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Kuota Haji Sulteng Turun 240 Orang Tahun Ini
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Terima Kunker Komisi VIII DPR RI
Sumur Bor Rusak, Irigasi di Kalasan Terganggu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
BERNAS 100: Unilever Indonesia Kunci Posisi #1 dengan Portofolio Omnichannel Terdepan
Grok 4.5 Dirilis xAI: Reasoning Real-Time 1 Juta Token, Langsung Tantang GPT-5.4 & Claude Opus 4.7
BCA Dominasi Pilar Perbankan BERNAS 100: CASA Ratio Tembus Rekor, Laba Bersih Tumbuh 11%
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda