Lima Titik Keran Air Minum Hadir di Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyediakan lima titik keran air yang dapat langsung dikonsumsi di kawasan Malioboro.
Penyediaan air minum tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus pengurangan sampah plastik dari botol minum sekali pakai di kawasan tersebut.
Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Fitria Dyah Anggraeni menuturkan penyediaan keran air tersebut telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.
Namun, menurutnya keran air tersebut sempat mengalami kerusakan sehingga tidak berfungsi.
Pihaknya pun bersama dengan PDAM Kota Jogja melakukan perbaikan keran tersebut.
“[Keran air] Setelah diperbaiki dan diperbarui, mulai aktif kembali sekitar akhir tahun lalu, menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Dia menjelaskan, lima titik air minum tersebut berada di depan Hotel Inna Garuda, sisi barat Jalan Malioboro, depan Kepatihan sisi barat, depan Benteng Vredeburg, dan di depan Gedung Agung.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifMenurut dia, keberadaan keran air tersebut dilakukan untuk mengurangi sampah dari botol bekas air kemasan sekali pakai di kawasan tersebut.
Dengan adanya keran air tersebut, wisatawan dapat membawa botol minum sendiri lalu mengisi air di sana selama berkunjung ke Malioboro.
“Kalau tidak membawa botol bisa langsung minum [di keran air], tetapi kami berharap masyarakat membawa tumbler agar sejalan dengan edaran pengurangan botol plastik sekali pakai,” katanya.
Baca juga: Malioboro Yogyakarta Penuh Wisatawan, UPT Malioboro Lakukan Hal Ini
Ia meneruskan, keberadaan keran air tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan di kawasan Malioboro.
Hal tersebut menurutnya juga mendukung Malioboro full pedestrian.
Sejak beberapa waktu lalu dioperasionalkan kembali, menurutnya masih ada beberapa wisatawan yang belum memahami penggunaan keran air tersebut.
Dia pun berupaya untuk mempromosikan fasilitas tambahan tersebut melalui sosial media dan menyediakan tata cara penggunaan keran air tersebut di sekitar keran air tersebut.
Dia berharap banyak wisatawan yang memanfaatkannya ketika berkunjung ke Malioboro.
“Kami berharap pengunjung membaca petunjuk dan menggunakan fasilitas ini sesuai peruntukannya,” katanya.
Pihaknya pun telah mengerahkan petugas Jogoboro dan Jogomaton di sekitar sana untuk memberikan edukasi dan pengawasan kepada wisatawan agar penggunaan keran air tersebut sesuai peruntukannya.
“Petugas tidak hanya mengawasi pelanggaran, tetapi juga vandalisme dan penggunaan fasilitas air minum.
Jika ada penyalahgunaan, akan ditegur sekaligus diedukasi,” katanya. (den)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Kuota Haji Sulteng Turun 240 Orang Tahun Ini
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Terima Kunker Komisi VIII DPR RI
Sumur Bor Rusak, Irigasi di Kalasan Terganggu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Optimisme ADI: Gaji Dosen Berpotensi Minimal 2 Kali UMP
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda