Kembangkan Industri Drone, Frogs Indonesia Gandeng Teknik Industri UAD

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (Frogs Indonesia) menjalin kolaborasi strategis dengan Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk mendorong percepatan pengembangan industri drone nasional.
Kerja sama ini menegaskan peran institusi pendidikan sebagai pemasok utama sumber daya manusia dan riset terapan bagi industri teknologi.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Laboratorium Kewirausahaan Teknik Industri UAD, Bantul, Rabu (4/2/2026).
PKS ditandatangani oleh Direktur Frogs Indonesia Asro Nasiri dan Ketua Program Studi Teknik Industri UAD Hapsoro Agung Jatmiko.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat mengembangkan sejumlah program, antara lain desain kemasan (packaging) drone, penelitian terapan, serta program magang mahasiswa.
Sinergi ini diarahkan untuk menghasilkan riset dan inovasi yang selaras dengan kebutuhan industri kedirgantaraan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Baca Juga ::SLF Banyak Kedaluwarsa, Riano: Tragedi Terra Drone Harus Jadi Alarm
Asro Nasiri mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan industri drone di Indonesia.
“Kami melihat kampus memiliki peran besar untuk menyiapkan talenta dan riset.
Mahasiswa magang diharapkan tidak hanya belajar, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek yang berjalan, seperti pengembangan packaging drone dan riset yang relevan dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.
Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pembenahan skema magang agar memiliki durasi yang lebih panjang dan berdampak.
Menurut Frogs Indonesia, magang jangka panjang memungkinkan mahasiswa memperoleh pemahaman menyeluruh terhadap proses industri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan.
Ketua Program Studi Teknik Industri UAD Hapsoro Agung Jatmiko menambahkan, skema magang berkelanjutan ini juga dirancang untuk mendukung percepatan masa studi mahasiswa.
Topik Tugas Akhir (TA) akan diintegrasikan dengan proyek magang sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan kualitas riset yang aplikatif.
Baca Juga : Festival Drone Instiper Yogyakarta Gelar Lomba Drone Racing
Selain menyiapkan mahasiswa aktif, kerja sama ini juga membuka peluang karir bagi alumni Teknik Industri UAD.
Dengan penyelarasan kurikulum dan standar kompetensi sejak masa magang, lulusan diharapkan siap berkontribusi langsung dalam pengembangan teknologi drone dan industri transportasi udara nasional.
(Age)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Kesenjangan Digital Jakarta: Jalan Emas Menuju Skill Remote Profitabel
Revolusi Remote Jakarta: Menjelajahi Potensi Tersembunyi di Era Digital
Diduga Langgar Aturan, Pabrik Kardus di Permukiman Cengkareng Bikin Warga Resah
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda