Kasus Perceraian di Kapanewon Depok Tertinggi di Kabupaten Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemicu terjadinya perceraian di Kabupaten Sleman berasal dari berbagai latar belakang.
Di antaranya, cekcok perselisihan rumah tangga, salah satu pihak yang memutuskan pergi dari pasangannnya, dan persoalan ekonomi.
Di 2025, tercatat 1.489 peristiwa perceraian di Sleman.
Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan angka perceraian tertinggi dengan angka 165 kasus, Kapanewon Gamping dengan angka 125 kasus, Kapanewon Mlati dengan angka 109 kasus, dan Kapanewon Ngaglik dengan angka 108 kasus.
Ironinya, perceraian yang terjadi di Kabupaten Sleman berawal dari pasangan yang mulanya mengajukan dispensasi nikah dipicu akibat kehamilan tidak diinginkan (KTD).
Sedangkan, alasan lainnya untuk menghindari zina dan pengaruh pergaulan bebas.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Novita Krisnaeni mengatakan sepanjang tahun 2025 terdapat 112 permohonan dispensasi nikah yang dikabulkan Pengadilan Agama Sleman.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolDari jumlah tersebut, permohonan dipicu KTD paling mendominasi sebesar 89 persen, menghindari zina sebesar 9% dan pengaruh pergaulan bebas sebanyak 2%.
“Pasangan yang datang ke Pengadilan Agama meminta dispensasi nikah dengan bermacam alasan, ternyata yang kemudian kembali lagi ke Pengadilan dalam perkara perceraian.
Polanya berulang,” terang Novita dalam jumpa pers kepada awak media di Pendopo Paku Jati Dinas Kebudayaan Sleman, Kamis (9/4/2026).
Dikatakan Novita, Kapanewon Gamping menjadi wilayah dengan jumlah permohonan dispensasi nikah tertinggi dengan 13 kasus.
Kemudian, Prambanan dan Ngaglik yang masing-masing mencatat 12 kasus.
“Fenomena KTD menjadi ancaman serius dan berpotensi menimbulkan dampak berantai, mulai dari putus sekolah, gangguan kesehatan reproduksi, hingga risiko Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” ujar Novita.
Upaya Pencegahan dan Pendampingan
Untuk menekan angka pernikahan dini dan perceraian, Pemkab Sleman pun memaksimalkan berbagai program, salah satunya Program Generasi Berencana (GenRe).
Program ini mendorong terbentuknya remaja tangguh yang terhindar dari risiko seks bebas, penyalahgunaan Napza, dan HIV/AIDS, sekaligus mengedukasi pentingnya pendewasaan usia perkawinan.
Selain itu, layanan PUSPAGA Kesengsem Sleman juga disediakan untuk memberikan pendampingan dan konseling gratis bagi keluarga dan remaja.
Program ini bertujuan agar remaja memiliki perencanaan kehidupan yang matang dan terhindar dari risiko kesehatan reproduksi.
“Kami mendorong masyarakat untuk memberikan ruang bagi anak-anak agar dapat menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan mereka dengan lebih baik demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
(jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
Kuota Haji Sulteng Turun 240 Orang Tahun Ini
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Terima Kunker Komisi VIII DPR RI
Sumur Bor Rusak, Irigasi di Kalasan Terganggu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kakanwil Kemenhaj Sulteng Ucapkan HUT ke-62 Provinsi Sulteng
Trah Sultan HB II Desak Presiden Prabowo Subianto Kembalikan 16.000 HA Hutan Jati Milik Keraton Yogyakarta
7 Strategi Cuan Maksimal 2026 Melalui Proyeksi IHSG dan Investasi Terukur
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda