BANTUL, BERNAS.ID – Angin pesisir selatan Yogyakarta kini menjelma energi baru yang menggerakkan pariwisata olahraga kelas dunia. Jogja WindWave International Festival 2026 resmi digelar di kawasan Pesona Samudra Jogja, Laguna Pantai Depok, Bantul menghadirkan atraksi ekstrem kitesurfing yang memikat ribuan mata sekaligus membuka harapan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Kitesurfing, Magnet Wisata Baru Jogja
Gelombang Samudra Hindia dan hembusan angin selatan menjadi panggung spektakuler bagi puluhan atlet kitesurfing dari berbagai daerah dan negara. Dengan gerakan dinamis di atas papan selancar layang, Laguna Depok menjelma ikon baru sport tourism yang siap bersaing di level internasional.
Festival Lintas Sektor
Ketua Panitia, Ir. Arif Effendi, menegaskan bahwa WindWave bukan sekadar kompetisi olahraga. “Kitesurfing hanyalah pintu masuk. Tujuan akhirnya adalah mempertemukan kekuatan alam pesisir dengan olahraga, pariwisata, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat,” ujarnya penuh semangat di sela acara, Sabtu (19/9/2026).
Festival ini menargetkan 25 atlet, 2.000–3.000 pengunjung, serta keterlibatan tiga provinsi dan tiga negara. Lebih dari 30 UMKM lokal ikut memamerkan produk kreatifnya, didukung eksposur dari 20 media nasional dan internasional.
Semarak Komunitas dan Budaya
Ratusan anggota komunitas Vespa, Honda Win, motor turing, hingga lebih dari 20 camper van turut meramaikan kawasan Laguna Depok. Interaksi lintas kelompok ini menjadikan festival bukan hanya ajang olahraga, melainkan pesta budaya dan kreativitas.
Keselamatan Jadi Prioritas
Penyelenggara berkoordinasi dengan SAR, TNI AL, Polairud, serta warga pesisir untuk memastikan keamanan seluruh peserta dan pengunjung. Standar keselamatan internasional diterapkan agar festival berjalan lancar dan aman.
Visi Jangka Panjang: Jogja Sport Tourism Hub
Jogja WindWave digagas sebagai agenda tahunan dengan visi menjadikan pesisir selatan Yogyakarta sebagai destinasi unggulan sport tourism dunia. Dengan semangat Pesona Samudra Jogja, festival ini memperlihatkan wajah baru Yogyakarta: bukan hanya kota budaya, melainkan pusat petualangan, kreativitas, dan ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
Jogja WindWave International Festival 2026 adalah lebih dari sekadar festival. Ia adalah simbol keberanian, energi alam, dan kekuatan budaya yang bersatu di Laguna Depok. Dari angin yang berhembus hingga ombak yang bergulung, Yogyakarta kini menegaskan diri sebagai ikon baru sport tourism internasional.

