Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027

Oleh: Wahyu Praditya•15 September 2026
Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Foto: Istimewa
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalan sejajar rel sepanjang 1,7 kilometer di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, rampung pada 2027"
Gubernur Pramono saat meninjau lokasi di Jalan Pagu Jaten Raya, Pasar Minggu, Senin (14/9/2026)

🗓️ Dipublikasikan pada 15 September 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan jalan sejajar rel sepanjang 1,7 kilometer di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, rampung pada 2027. Saat ini, proses pembebasan lahan telah mencapai sekitar 70 persen.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan rencana lama yang telah digagas sejak era Gubernur DKI Fauzi Bowo. Kajian proyek dilakukan pada 2013-2014, tetapi proses pembebasan lahan sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Hari ini saya melakukan pengecekan kembali jalan yang sebenarnya sudah direncanakan sejak zaman Gubernur DKI ke-13 Fauzi Bowo, tetapi sampai hari ini belum terselesaikan,” kata Pramono saat meninjau lokasi di Jalan Pagu Jaten Raya, Pasar Minggu, Senin (14/9/2026).

Berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 493 Tahun 2024 dan Peta Bidang BPN Nomor 2167/2025, proyek ini membutuhkan 118 bidang tanah dengan luas sekitar 13.890 meter persegi.

Sebanyak 65 bidang telah dibebaskan, terdiri dari 59 bidang pada 2025 dan enam bidang pada 2026.

Selain itu, delapan bidang sedang dalam proses alih status aset. Dengan demikian, lahan yang telah tersedia mencapai 9.744 meter persegi atau sekitar 70 persen dari kebutuhan.

Pramono mengatakan masih ada 45 bidang milik warga yang harus diselesaikan. Sebanyak 26 bidang sedang dalam tahap pengecekan dan verifikasi dokumen di Kantor Pertanahan Jakarta Selatan, sedangkan 18 bidang lainnya masih dalam proses pengumpulan dan pelengkapan dokumen oleh warga.

“Masih ada 45 bidang milik warga dalam proses penyelesaian.

Sebanyak 26 bidang sedang dalam tahap pengecekan dan verifikasi dokumen di Kantor Pertanahan Jakarta Selatan. Sementara 18 bidang masih dalam proses pengumpulan dan pelengkapan dokumen oleh warga,” ujarnya.

Pemprov DKI menargetkan seluruh pembebasan lahan selesai pada 2026. Setelah itu, pembangunan fisik ditargetkan dimulai dan rampung pada 2027.

Jalan tersebut nantinya memiliki lebar 18-23 meter dan menghubungkan Jalan Rawajati Timur, Jalan Kemuning Raya hingga Jalan Tanjung Barat Raya di sisi selatan Markas BIN.

Pramono berharap pembangunan jalan baru itu dapat meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Minggu dan sekitarnya.

“Kami mengharapkan penyelesaian pembebasan tanah bisa dilakukan di tahun 2026.

Proses pembangunan fisik dilaksanakan pada 2027 dan selesai di tahun yang sama. Semoga target ini bisa terpenuhi sehingga dapat segera digunakan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan proyek tersebut juga akan menghilangkan perlintasan sebidang di Simpang Volvo.

“Setelah ini jalan jadi, Simpang Volvo itu akan ditutup. Jadi tidak ada lagi perlintasan sebidang antara jalan dan kereta api, dan tentunya menghindari juga kecelakaan,” kata Heru.

Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta Lutfi Zakaria mengatakan sebagian besar dari 45 bidang tanah yang masih berproses tinggal melengkapi dokumen administrasi.

“Kami minta dukungan juga masyarakat untuk segera bisa mengumpulkan data-data atau berkas-berkas administrasi, sehingga nanti bisa diselesaikan proses pengadaannya lebih cepat.

Mudah-mudahan awal Desember atau akhir November bisa terselesaikan,” ujar Lutfi.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram