Jadikan Sarana Edukasi, Dewan Jamu Indonesia DIY Berkolaborasi dengan Ashram Edupark Kembangkan Tanaman Obat

SLEMAN, BERNAS.ID – Dewan Jamu Indonesia (DJI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjalin kolaborasi strategis dengan Ashram Edupark dalam upaya mengembangkan taman tanaman obat.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui pemanfaatan lahan seluas dua hektare yang dimiliki Ashram Edupark.
Ketua Dewan Jamu Indonesia DIY, Prof.
Nyoman Kertia menjelaskan, bahwa program ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman herbal yang memiliki khasiat sebagai bahan dasar obat-obatan tradisional.
Baca Juga : Dewan Jamu Indonesia DIY Upayakan Pelaku Usaha Jamu Tradisional untuk Bertahan dan Berkembang
Selain itu, taman obat ini juga dirancang sebagai sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat umum.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →“Dewan Jamu Indonesia DIY bersama Ashram Edupark akan mengembangkan tanaman obat yang nantinya menjadi lahan pendidikan bagi para pelajar yang ingin mempelajari aneka tanaman obat,” ujar Prof.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Nyoman saat menghadiri kegiatan di Ashram Edupark, Sleman, Sabtu (29/11/2025).
Lebih lanjut, Prof.
Nyoman mengungkapkan, bahwa salah satu fokus utama dalam pengembangan taman ini adalah budidaya tanaman dari jenis “temu-temuan”, seperti temulawak dan temu ireng, yang dikenal memiliki manfaat sebagai antioksidan dan pengobatan berbagai penyakit modern.
“Tanaman temu sangat berkhasiat bagi tubuh, bisa digunakan sebagai antioksidan dan untuk mengatasi berbagai penyakit masa kini,” tambahnya.
Dukungan penuh terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh pemilik Ashram Edupark, Hafidh Asrom.
Ia menyatakan, bahwa pihaknya siap menyediakan fasilitas dan sumber daya yang dibutuhkan demi suksesnya pengembangan taman obat tersebut.
Baca Juga : Bedah Buku Wisata Kebugaran Kukuhkan Gerakan Wonderful Indonesia Wellness
“Saya mendukung penuh Dewan Jamu Indonesia DIY dalam mengembangkan tanaman obat di Ashram Edupark.
Semoga taman ini dapat menjadi bahan ajar yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat luas,” tutur Hafidh Asrom.
Apresiasi juga datang dari Penasehat Dewan Jamu Indonesia DIY, Idham Samawi.
Ia menilai bahwa kolaborasi ini sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Apa yang dilakukan ini selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan merupakan wujud nyata dari cita-cita kemerdekaan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” ujarnya.
(cdr)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Kebangkitan Kuliner Lokal 2026: Strategi Digital UMKM Yogyakarta Tembus Pasar Nasional Melalui Optimasi Rantai Pasok
Festival Budaya Nusantara 2026 Targetkan 1 Juta Kunjungan Wisatawan Digital Melalui Metaverse
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda