Gerakan JBM dan Pengukuhan Duta Baca Dorong Kesadaran Membaca di Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta (BPS DIY) mengeluarkan survei terkait Tingkat Kegemaran Membaca masyarakat 2024, yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional.
Dalam data yang disajikan BPS tersebut, Kota Yogyakarta memperoleh angka 78,47, masih jauh dari Gunungkidul yang menempati posisi tertinggi dengan angka 83,99, disusul Sleman dengan angka 82,81, kemudian Bantul dengan angka 80,89, dan terendah adalah Kulonprogo dengan angka 74,55.
Sementara DIY menduduki peringkat teratas nilai tingkat kegemaran membaca tahun 2024 dari data yang diterbitkan oleh Perpusnas tingkat Provinsi, dengan perolehan angka 79,99.
Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengaku cukup prihatin dengan kondisi tersebut, sehingga mendorong pihaknya (Pemkot Yogyakarta) dan instansi terkait untuk melakukan instropeksi.
Baca Juga : Kolaborasi UMY, UIN, dan UNIMA Gelar Literasi Inovasi Keuangan Syariah
Untuk itu Hasto mengatakan, saat ini Pemkot Yogyakarta tengah melakukan upaya meningkatkan literasi masyarakat.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Mantan Kepala BKKBN ini juga berpesan agar pihak-pihak terkait jangan hanya puas pada jumlah koleksi buku, jumlah pembaca, ataupun jumlah pengunjung perpustakaan, namun lebih difokuskan pada kedalaman literasi.
“Membaca itu penting.
Kita harus mulai meningkatkan kesadaran untuk membaca literatur, tidak hanya berhenti pada angka kunjungan atau jumlah buku di perpustakaan,” ujarnya beberapa waktu lalu di Balaikota Yogyakarta.
Dengan capaian yang masih rendah, sambung Hasto, minat membaca harus ditumbuhkan secara serius.
Namun literasi bukan sekadar membaca teks, lebih kepada memahami makna dan ilmu yang ada dalam sebuah bacaan.
Hasto mencontohkan kebiasaan sehari-hari seperti memasak, dimana seseorang tidak cukup hanya membaca resep, tetapi juga memahami kandungan bahan makanan dan proses pengolahannya.
“Kalau hanya menghafal resep, itu belum literasi.
Literasi itu ketika kita memahami lebih dalam, sehingga percaya diri saat menjelaskan kepada orang lain,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori mengatakan dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat dapat dilakukan melalui berbagi program dan kerjasama, seperti yang sudah dijalankan pihaknya adalah gerakan Jam Belajar Masyarakat (JBM) yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Yogyakarta.
“JBM merupakan gerakan bagaimana membangun kondusivitas pembelajaran di masyarakat.
Nantinya petugas-petugas JBM yang akan menggerakan masyarakat, melakukan sosialisasi pentingnya bagaimana kita menciptakan atmosfer yang kondusif terhadap proses pembelajaran yang ada di masyarakat,” ucapnya.
Menyinggung tingkat kegemaran membaca yang masih rendah di Kota Yogyakarta, Budi memperkirakan hal itu terjadi dikarenakan mulai berpindahnya minat baca pada buku manual kepada buku digital.
“Sekarang beralih ke digital, apa yang terkait buku pelajaran ataupun hal-hal lain.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolNah ini yang perlu dicermati, definisi membaca itu seperti apa, termasuk definisi dari budaya literasi dan upaya peningkatan literasi masyarakat itu akan seperti apa,” katanya.
Baca Juga : Pentingnya Literasi Digital bagi Siswa dan Cara Menerapkannya
“Sekarang harus dilihat, kunjungan ke perpustakaan seperti apa, lalu di perpustakaan juga mau apa, mau belajar, mau nongkrong atau mau apa.
Kemudian apabila jumlah kunjungan ke perpustakaan menurun, perlu di cek juga, pembelian dan kunjungan buku di toko-toko buku menurun apa tidak,” tambah Budi.
Namun dia juga tidak menyalahkan sepenuhnya atas perkembangan teknologi digital saat ini, yang menyebabkan beralihnya minat baca dari konvensional kepada literasi moderen, tidak hanya pada anak-anak usia sekolah, dikehidupan sehari-hari pun, kebiasaan membaca melalui konten digital ataupun ebook sangat banyak ditemui.
“Atas perkembangan digital ini kita tidak bisa menyalahkan juga, malah kita yang harus menyesuaikannya,” katanya.
Namun dibalik rendahnya nilai tingkat kegemaran membaca di Kota Yogyakarta, Budi menegaskan, tidak sedikit pula prestasi yang dicapai anak-anak diusia sekolah di Kota Yogyakarta, baik didalam akademik maupun diluar akademik, seperti lomba OSN Olimpiade, lomba O2SN, Olimpiade Olahraga, Festival Lomba Seni, dan FL2SN.
“Seperti baru saja kami menerima piagam penghargaan apresisasi kinerja pemerintah daerah tahun 2025 dalam sektor perbaikan akses layanan pendidikan,” katanya.

Tingkatkan Kegemaran Membaca dengan Pengukuhan Duta Baca dan Bunda Literasi
Pemerintah Kota Yogyakarta belum lama ini mengukuhkan Duta Baca dan Bunda Literasi Kota Yogyakarta guna meningkatkan tingkat kegemaran membaca masyarakat.
Kegiatan ini menjadi langkah dalam memperkuat budaya gemar membaca melalui peran tokoh penggerak literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Afia Rosdiana, menjelaskan bahwa pemilihan Duta Baca yang telah digelar pada September 2025 merupakan bagian dari upaya pembudayaan kegemaran membaca yang melibatkan para pegiat literasi.
“Duta Baca adalah teladan, inspirator, sekaligus motivator dalam menggerakkan kegemaran membaca dan literasi di masyarakat.
Begitu juga dengan Bunda Literasi, mulai tingkat kota hingga kemantren, sebagai figur yang mendorong literasi dalam keluarga dan lingkungan sosial,” ungkapnya.
Afia menyebut, duta baca dan bunda literasi diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus motivator penggerak literasi masyarakat, karena mereka memiliki tanggung jawab sebagai figur yang mendorong kegemaran membaca dalam keluarga dan lingkungan sosial.
“Melalui kolaborasi para pegiat literasi, keluarga, dan generasi muda, kami menegaskan komitmen menjadi kota yang tumbuh melalui budaya membaca,” jelasnya.
Afia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat memperluas akses bahan bacaan, meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, memperkuat kapasitas para penggerak literasi, memaksimalkan promosi perpustakaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam budaya membaca.
Ia berharap kolaborasi ini mampu memperkokoh ekosistem literasi dan memperkuat predikat Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan.
Baca Juga : Apa Itu Literasi Keuangan Digital dan Manfaat Mempelajarinya!
Duta Baca Kota Yogyakarta, Maya Ferry Oktavia, menyampaikan komitmennya untuk membawa semangat literasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia ingin memperkuat budaya baca melalui kegiatan kreatif seperti pojok baca kampung, alih wahana buku, hingga pelatihan keterampilan berbasis literasi.
“Saya percaya literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi pintu untuk belajar sepanjang hayat dan membangun masyarakat yang lebih berdaya,” katanya.
Duta Baca Pelajar Kota Yogyakarta, Mutiara Najumah Muharam dari SMAN 1 Yogyakarta, menyebut pemilihan Duta Baca Pelajar sebagai pengalaman yang sangat berharga.
Ia merasa terinspirasi melihat para peserta yang memiliki semangat serupa dalam mencintai literasi.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah untuk menumbuhkan minat baca dan memperluas relasi antarpecinta literasi,” katanya.
(mar)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda