Di Tengah Kekecewaan Publik, Erick Thohir Menghilang dari Panggung Penunjukan Pelatih

JAKARTA,BERNAS.ID – Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro, menilai penunjukan John Herdman sebagai pelatih anyar Tim Nasional Indonesia yang berlangsung tanpa banyak eksposur publik tidak dapat dilepaskan dari situasi tekanan besar yang saat ini dihadapi PSSI.
Menurut Indro, kegagalan Tim Nasional lolos ke Piala Dunia setelah keputusan mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert telah memicu kekecewaan luas di kalangan publik sepak bola nasional.
Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan hasil di lapangan, tetapi juga menyangkut kepercayaan terhadap kepemimpinan dan arah kebijakan federasi.
“Minimnya narasi dan komunikasi publik dalam penunjukan John Herdman bisa dibaca sebagai upaya PSSI untuk menghindari eskalasi tuntutan dan kemarahan publik yang hingga kini belum sepenuhnya reda.
Terlebih, tekanan terhadap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, semakin kuat pasca kegagalan tersebut,” ujar Indro.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolIa menilai sikap Erick Thohir yang memilih tidak banyak memberikan pernyataan dalam momen penting ini menunjukkan pendekatan defensif.
“Biasanya Pak Erick sangat aktif membangun narasi.
Kali ini beliau justru memilih diam.
Ini bisa dimaknai sebagai langkah untuk meredam kritik dan desakan mundur yang memang semakin menguat,” lanjutnya.
Indro menambahkan, penunjukan pelatih tanpa seremoni besar seolah ingin menghindari beban ekspektasi baru sekaligus menjauh dari sorotan publik atas keputusan-keputusan sebelumnya.
Namun, pendekatan tersebut menurutnya menyimpan risiko tersendiri.
“Ketenangan komunikasi tidak boleh dimaknai sebagai upaya menghindar dari evaluasi dan tanggung jawab.
Publik sepak bola berhak mengetahui arah besar Tim Nasional, proses pengambilan keputusan strategis, serta jaminan bahwa kesalahan yang sama tidak kembali terulang,” tegasnya.
Baca Juga :Refleksi Akhir Tahun PSTI: 2025 Tahun Paling Menyedihkan Bagi Sepak Bola Indonesia
PSTI, kata Indro, akan tetap memberikan dukungan kepada Tim Nasional dan pelatih baru secara kritis dan konstruktif.
Namun ia menekankan bahwa transparansi dan keberanian PSSI untuk berkomunikasi secara terbuka dengan publik merupakan kunci untuk memulihkan kepercayaan suporter.(FIE)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Liga 4 Sulteng Resmi Bergulir, Cetak Bintang Baru
Liga 4 Sulteng Resmi Bergulir, Cetak Bintang Baru
Strategi Jitu Sumbar Sambut Indonesia Emas: Prodi Digital Global UNMAHA Buka Peluang Ka...
Riau Menuju Panggung Dunia: Strategi Mengisi Kesenjangan Digital dengan Karir Remote
Melejitkan Potensi Surabaya: Mengatasi Jurang Digital demi Ekonomi Inklusif
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di olahraga
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda