Biaya Makan di Jepang Bikin Kaget, Ini Rinciannya!

BERNAS – Banyak orang bermimpi bisa tinggal, kuliah, atau magang di Jepang. Tapi satu hal yang sering mengejutkan adalah biaya makan di Jepang.
Meskipun Jepang terkenal dengan kuliner lezat dan kualitas makanannya, harga makanan di sana bisa cukup tinggi, terutama bagi orang Indonesia yang terbiasa makan dengan harga terjangkau.
Nah, kalau kamu berencana menetap di Jepang, penting banget untuk tahu rincian biaya makan di Jepang agar keuangan kamu tetap terkontrol.
Artikel ini akan membahas kisaran harga makanan, tips hemat, hingga bagaimana kamu bisa siap dari sekarang tanpa perlu khawatir soal pengeluaran makan.
Berapa Sih Biaya Makan di Jepang Sehari?
Untuk memberikan gambaran yang jelas, kita akan ulas biaya makan di Jepang mulai dari sarapan hingga makan malam, baik di luar maupun masak sendiri.
1.
🎓
UNMAHA × BERNAS
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →
Sarapan: ¥200 – ¥500 (Rp20.000 – Rp55.000)
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Kalau kamu sarapan di convenience store seperti 7-Eleven atau Lawson, kamu bisa mendapatkan onigiri (nasi kepal), sandwich, atau kopi dengan harga yang cukup terjangkau.
Tapi tetap saja, kalau dikonversi ke rupiah, angkanya cukup bikin kaget.
2.
Makan Siang: ¥500 – ¥1.000 (Rp55.000 – Rp110.000)
Makan siang di kantin, restoran cepat saji, atau bento box di supermarket jadi pilihan umum.
Meskipun enak dan mengenyangkan, tetap saja biaya makan di Jepang ini jauh lebih tinggi dibanding makan siang di warteg.
3.
Makan Malam: ¥800 – ¥1.500 (Rp85.000 – Rp160.000)
Makan malam di restoran biasanya yang paling mahal, apalagi kalau kamu makan ramen atau sushi.
Kalau kamu tidak hati-hati, pengeluaran bisa membengkak hanya dari satu kali makan.
Total Biaya Makan Sebulan di Jepang
Setelah melihat estimasi harian, kita bisa menghitung berapa total biaya makan di Jepang dalam sebulan.
1.
Makan di Luar Setiap Hari
Jika kamu makan di luar tiga kali sehari, pengeluaran bulanan bisa mencapai ¥60.000 – ¥90.000 (Rp6–9 juta).
Ini tentu bukan pilihan ideal bagi kamu yang ingin menabung atau mengatur pengeluaran dengan bijak.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi Kreatif2.
Masak Sendiri
Dengan memasak sendiri, biaya makan bisa ditekan hingga setengahnya, sekitar ¥30.000 – ¥40.000 per bulan (Rp3–4 juta).
Kamu bisa beli bahan makanan di supermarket dan masak di asrama atau apartemen.
Tips Hemat Biaya Makan Saat Tinggal di Jepang
Kalau kamu ingin tinggal di Jepang dalam jangka waktu lama, kamu harus pintar-pintar mengatur pengeluaran.
Berikut beberapa cara agar kamu bisa lebih hemat.
1.
Belanja di Supermarket Saat Diskon
Setelah jam 7 malam, banyak supermarket memberikan diskon hingga 50% untuk makanan siap saji.
Ini waktu terbaik buat belanja hemat.
2.
Gunakan Dapur Sendiri
Meskipun awalnya kamu mungkin belum terbiasa, memasak sendiri bisa menghemat biaya makan secara signifikan.
Plus, kamu bisa menyesuaikan dengan cita rasa Indonesia.
3.
Manfaatkan Kantin atau Makanan Subsidi
Jika kamu magang atau kuliah, beberapa tempat menyediakan makanan subsidi dengan harga lebih murah.
Ini bisa jadi penyelamat kantong.
Kuliah dan Magang ke Jepang Jadi Lebih Siap
Daripada bingung mempersiapkan semuanya sendiri, kamu bisa mulai dengan bergabung di UNMAHA (Universitas Mahakarya Asia).
UNMAHA memiliki program kuliah yang terintegrasi dengan magang di Jepang, lengkap dengan pelatihan bahasa, budaya kerja Jepang, dan keterampilan hidup termasuk soal mengelola pengeluaran.
Di UNMAHA, kamu akan dibimbing agar tidak kaget saat tinggal di Jepang, termasuk diajari cara mengatur keuangan, mencari makanan hemat, dan memanfaatkan fasilitas lokal.
Daftar sekarang di PMB UNMAHA.
Biaya Makan Perbandingan dengan Indonesia
Sebagai perbandingan, berikut ilustrasi perbedaan harga makanan umum antara Jepang dan Indonesia:
| Jenis Makanan | Jepang | Indonesia |
| Nasi + lauk | ¥600 (Rp65.000) | Rp15.000 – 25.000 |
| Mie instan | ¥150 (Rp17.000) | Rp3.000 – 5.000 |
| Minuman botol | ¥120 (Rp13.000) | Rp5.000 – 7.000 |
| Kopi di kafe | ¥400–600 | Rp20.000 – 30.000 |
Dari tabel di atas, kamu bisa lihat bahwa biaya makan di Jepang memang bisa 2–4 kali lipat lebih tinggi dibanding di Indonesia.
Itulah kenapa kamu harus bijak dalam memilih gaya hidup saat tinggal di sana.
Jangan Kaget, Tapi Harus Siap
Biaya makan di Jepang memang bisa mengejutkan, apalagi bagi kamu yang baru pertama kali ke sana.
Tapi dengan perencanaan yang baik, kamu tetap bisa hidup nyaman dan hemat.
Mulai dari masak sendiri, belanja saat diskon, hingga memilih tempat tinggal yang punya dapur, semua itu bisa bantu kamu mengatur pengeluaran.
Dan yang paling penting, persiapkan dirimu dari sekarang.
Dengan kuliah di UNMAHA, kamu tidak hanya dibekali ilmu akademik, tapi juga pelatihan untuk siap tinggal dan bekerja di Jepang.
Siap ke Jepang tanpa panik soal makan?
Yuk, daftar di PMB UNMAHA atau mau tanya-tanya dulu?
Langsung WhatsApp admin.***
Editor: Anggit April Hidayat
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Strategi Jitu Sumbar Sambut Indonesia Emas: Prodi Digital Global UNMAHA Buka Peluang Ka...
Riau Menuju Panggung Dunia: Strategi Mengisi Kesenjangan Digital dengan Karir Remote
Strategi Jitu Sumbar Sambut Indonesia Emas: Prodi Digital Global UNMAHA Buka Peluang Ka...
Riau Menuju Panggung Dunia: Strategi Mengisi Kesenjangan Digital dengan Karir Remote
Transformasi Digital Surabaya: Strategi Menembus Pasar Kerja Global dari Rumah
Panduan Strategis Surabaya: Mengubah Potensi Digital Menjadi Karir Global
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di lifestyle
Semantic Authority Linker
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda